SuaraSumsel.id - Tahun Baru Imlek 2025 tidak sekadar perayaan tradisional bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dan kepedulian sosial. Dalam semangat berbagi, BRI Peduli turut mengambil peran dengan menyalurkan 2.000 paket sembako kepada masyarakat.
Di Kelenteng Tjo Su Bio, Tangerang, bantuan ini disambut penuh sukacita oleh warga yang merayakan, mencerminkan nilai solidaritas di tengah kemeriahan Imlek.
Banyak cara dilakukan dalam memaknai Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 29 Januari 2025 lalu. BRI Peduli selalu payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mengambil peran dalam merayakan Tahun Baru Imlek 2025 dengan semangat berbagi dan peduli kepada sesama khususnya bagi masyarakat yang meraakan Tahun Baru Imlek 2025.
Kepedulian ini ditunjukan dengan menyalurkan bantuansembako bagi 2.000 paket sembako bagi masyarakat Tionghoa di Tangerang, Banten dan Singkawang, kalimanta Barat. Secara khusus, penyaluran sembako bagi warga di Tangerang dilakukan di Kelenteng Tjo Su Bio, yang berlokasi di Kampung Kahuripan Kec. Neglasari, Kota Tangerang, Banten.
Agustya Hendy Bernadi, Corporate Secretary BRI mengungkapan, penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek merupakan bentuk kepedulian BRI dalam membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat serta menciptakam rasa kebersamaam dan kepedulian sosial di antara masyarakat.
“Secara khusus merayakan Tahun Baru Imlek ini, kami ingin mewujudkan kepedulian bagi masyarakat yang merayakan khususnya bagi masyarakat Tionghoa di sekitar Kelenteng Tjo Su Bio Tangerang dan Masyarakat Tionghoa di Singkawang Barat. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya” ungkapnya.
BRI terus mewujudkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui pelaksanaan program tanggung jawab sosial BRI Peduli dalam bentuk penyaluran bantuan sosial serta pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya dan peraayaan Tahun Baru Imlek 2025 dapat membawa kesehatan, kebahagiaan, dan kedamaian bagi kita” imbuhnya.
Alam Setiawan selaku Ketua Kelenteng Tjo Su Bio Tangerang mengungkapkan, Kelenteng Tjo Su Bio merupakan salah satu Kelenteng tua di wilayah Tangerang dan berdiri sejak 1948.
Baca Juga: Sukses Besar! 63.000 Pengunjung Padati BRI UMKM EXPO(RT) 2025
Selain merupakan tempat ibadah atau kebaktian Umat Khonghucu, Kelenteng ini juga menjadi pusat kegiatan lainnya seperti Tarian Naga, Tarian Barongsai dan Kungfu. Saat ini Kelenteng Tjo Su Bio mampu menampung umat yang beribadat hingga 500 orang.
“Kami Sangat senang dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BRI Peduli dalam perayaan Imlek kali ini. Harapannya agar program ini bisa terus berjalan, sehingga banyak masyarakat khususnya yang membutuhkan, dapat merayakan tahun baru Imlek dengan penuh kebahagiaan dan berkat” ungkapnya.
Dengan program ini, BRI berharap dapat meringankan beban masyarakat dan menghadirkan kebahagiaan di tahun baru, sejalan dengan harapan akan keberuntungan dan kesejahteraan di tahun yang baru.
Berita Terkait
-
Sukses Besar! 63.000 Pengunjung Padati BRI UMKM EXPO(RT) 2025
-
Kehangatan Imlek 2025 di Palembang, Warga Muslim Juga Ikut Bersilaturahmi
-
Tradisi Imlek di Klenteng Dewi Kwan Im, Ritual Lepas Burung Pipit Sarat Makna
-
Rayakan Imlek 2025: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan di Sumatera Selatan
-
Angpao dan Kehangatan Tradisi, Merayakan Imlek di Pecinan Palembang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang