SuaraSumsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengimbau warga mewaspadai puting beliung dan hujan saat pancaroba.
Pejabat Ahli Madya BMKG SMB II Palembang Sinta Andayani mengatakan potensi hujan sudah mulai meningkat dengan intensitas sedang-lebat disertai angin kencang dan kilat/petir.
Ia menjelaskan hal itu perlu diwaspadai karena karakteristik cuaca saat musim peralihan kemarau ke hujan yang sudah mulai terlihat ditandai dengan angin cukup kencang menjelang hujan lebat disertai kilat dan guntur.
Angin kencang dan hujan disertai kilat/petir itu berpotensi terjadi puting beliung. Bahkan, tidak sedikit membuat hujan es yang umumnya terjadi di daerah pegunungan. Kondisi cuaca beberapa hari ke depan terpantau adanya belokan dan konvergensi di sekitar wilayah Sumsel. Hal itu menyebabkan terjadinya perlambatan dan penumpukan massa udara, ditambah lagi sedang aktif di atmosfer sekitar Sumsel gelombang ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau warga untuk antisipasi angin kencang dengan memperkuat bangunan, menghindari pohon atau bangunan yang rentan roboh saat menjelang atau saat hujan terjadi.
"Berhati-hati menghindari sambaran petir dan antisipasi genangan bila terjadi hujan lebat. Kami juga menyarankan bagi seluruh masyarakat di musim peralihan ini untuk mulai bersiap menghadapi musim hujan dengan membersihkan lingkungan dan menjaga kelancaran drainase," kata Sinta. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Survei Terbaru: Elektabilitas Paslon Perempuan Fitri-Nandri Melesat di Pilkada Palembang
-
Sumsel Alami Deflasi 0,12 Persen di September, Harga Cabai dan Telur Turun
-
Bank Sumsel Babel Terus Tingkatkan Kualitas Layanan dengan Sertifikasi ISO 37001:2016
-
BREAKING NEWS: Pendaftaran PPPK Sumsel Dibuka Besok! Cek Formasi Lengkap di Sini
-
Bawaslu Ungkap Dugaan Keterlibatan ASN dalam Kampanye Pilkada Sumsel 2024
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?