SuaraSumsel.id - Warga yang tergabung dalam Aliansi Pengguna Sungai Lalan mendatangi Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (27/8/2024).
Warga meminta Pemerintah Provinsi Sumsel untuk membuka kembali akses jalur Sungai Lalan yang masih ditutup.
"Kami datang ke sini untuk meminta pemerintah daerah, baik itu Pj Gubernur Sumsel maupun Pj Bupati Musi Banyuasin untuk segera membuka akses jalur sungai yang vital bagi perekonomian daerah itu karena sampai sekarang masih belum bisa dilewati," kata Koordinator Aksi Fadrian.
Ia mengatakan, lumpuhnya akses jalur Sungai Lalan mengakibatkan terganggunya distribusi hasil pertanian, perikanan serta barang dagangan lainnya di wilayah itu.
"Ini cukup menghantam perekonomian masyarakat secara drastis, karena sudah sebulan lebih jalur sungai terblokir, 100 kapal tongkang terjebak dan ribuan warga terancam kehilangan pekerjaan," katanya.
Sementara itu Koordinator Lapangan Vibi menambahkan pentingnya normalisasi sungai yang tidak bisa ditunda lagi.
Menurutnya, bukan hanya arus barang yang terhambat tetapi juga soal keberlangsungan hidup ribuan keluarga yang bergantung pada sungai tersebut.
Selain itu, Aliansi Pengguna Sungai Lalan mendesak pemerintah pusat untuk turun tangan. Mereka mendesak agar proses pembersihan dan pembukaan jalur sungai segera dilakukan tanpa penundaan lebih lanjut.
Kepala Bidang Jembatan PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel, Yudo Joko Prasetyo menemui para pendemo. Ia mengatakan, pembukaan lalu lintas perairan di Sungai Lalan menunggu kesepakatan semua pihak terkait.
Baca Juga: PDIP Usung Eddy Santana di Pilgub Sumsel, Bikin Poros Lawan HD dan Mawardi
Yudho menjelaskan bahwa saat ini masih dalam tahap pembahasan poin per poin dalam penanganan pasca robohnya Jembatan Lalan yang kerangkanya belum diangkat.
Setelah ada kesepakatan semua pihak baik itu bupati, gubernur, kementerian dan pihak terkait lainnya yang ditandatangani lalu dilanjutkan proses selanjutnya.
"Kemungkinan dalam beberapa hari ini selesai, karena poin per poinnya harus jelas, siapa yang akan membersihkan puing-puing jembatan ataupun bangunan lainnya masih dalam pembahasan," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
PDIP Usung Eddy Santana di Pilgub Sumsel, Bikin Poros Lawan HD dan Mawardi
-
PDIP Muba Tolak Dukungan Non-Kader: Bikin Surat untuk Megawati Soekarnoputri
-
Digital Kito Galo 2024 Tingkatkan Penggunaan QRIS di 11 Mall Palembang
-
Meriahnya Perayaan 50 Tahun MILO di Palembang, Ajang Sport Tourism nan Menarik
-
Palembang Makin Canggih! Tiket LRT Sumsel Kini Bisa Dibeli Pakai QRIS
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership
-
BRI Bangun Jembatan Gantung di Desa Kemang Cianjur, Mobilitas Warga Kini Lebih Aman
-
Kronologi Tabrakan 2 Kereta Babaranjang di Sumsel, Lokomotif Terguling dan Kru Terluka
-
Minibus Terguling di Jakabaring Palembang, Sopir Akui Mengantuk hingga Tabrak Halte
-
PM2.5 Turun Usai Dry Ice Diuji, Kabut Asap Palembang Masih Berbahaya Hari Ini