SuaraSumsel.id - Upaya revitalisasi gedung Pasar 16 ilir Palembang masih menimbulkan polemik. Setidaknya antara ratusan pedagang dengan PT Bima Citra Realty (BCR) selaku pengelola dan perusahaan yang mengerjakan proyek revitalisasi, kini memanas.
“Kami disuruh keluar, setelah revitalisasi nanti kami harus membeli lapak dari PT BCR mulai dari harga Rp350 juta hingga Rp600 juta,” ucap salah satu pedagang yang tergabung dalam Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Kamis (15/8/2024).
Polemik ini dipicu setelah para penghuni di lantai 3 menerima ultimatum dari pihak PT BCR guna mengosongkan lapak yang sudah lama dihuni. Pedagang yang sudah ada sejak belasan tahun ini merasa memiliki lapak lantaran telah memiliki SHMSRS yang mereka beli dari pengelola sebelumnya.
Di samping ultimatum pengosongan lapak yang dilakukan PT BCR dengan dalih Kantor Pertanahan BPN Kota Palembang membatalkan SHMSRS yang dibeli para pedagang dari pengelola sebelumnya di tahun 2016.
Baca Juga: BI dan MarkPlus Institute Ajak Dunia Usaha Hadapi Tantangan Digitalisasi
“Sesuai dengan Undang-Undang Satuan Rumah Susun Pasal 1 angka 11 disebutkan jika SHM merupakan bukti kepemilikan hak yang tidak memiliki batas waktu,” tegas Edy Siswato selaku kuasa dari P3SRS.
Kuasa hukum pedagang Pasar 16 Ilir yang lain, Prengki Adiyatmo menyoroti Penjabat (Pj) Wali kota Palembang, Abdul Rauf Damenta yang dinilai abai terhadap permasalahan yang dialami para pedagang.
Kata Prengki, beberapa waktu lalu PJ Wali kota Palembang meninjau Pasar 16 Ilir yang pada awalnya berjanji untuk berdialog dengan pedagang. Namun kedatangan tersebut hanya untuk melihat bungker di Basement Gedung Pasar 16 Ilir yang berisi minyak goreng curah.
Prengki juga menyesalkan pernyataan yang dilontarkan oleh Pj Wako Palembang yang bakal merelokasi pedagang Pasar16 Ilir ke bawah Jembatan Ampera sembari menunggu penyelesaian pengerjaan revitalisasi Pasar 16 Ilir.
“Relokasi pedagang ke bawah Jembatan Ampera itu sebuah kemunduran, karena di masa Walikota Eddy Santana Putra yang dengan susah payah membersihkan lokasi tersebur dari pedagang. Selain itu, apakah ada yang bisa menjamin sampai kapan yang katanya revitalisasi Pasar 16 Ilir ini akan berlangsung karena yang kita lihat itu cuma casing luar dalamnya masih sama. Belum lagi soal kekuatan bangunan apakah juga sudah dipastikan akan aman?” Sebutnya.
Baca Juga: Jembatan Lalan Ambruk Usai Ditabrak Kapal Angkut Batu Bara: 3 Orang Tewas
Prengki juga mengungkapkan, belakang pihak PT BCR justru melaporkan pedagang ke pihak berwajib dengan tuduhan telah terjadi pengerusakan di dalan Gedung Pasar 16 Ilir ke Polrestabes Palembang.
Berita Terkait
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Dokter Richard Lee Sumbang 1 Ton Ayam untuk Masak Besar di Palembang
-
Profil Sultan Palembang, Pemimpin Adat Tegas Haramkan Konten Willie Salim
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR