SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang mengultimatum pemilik WC liar Pasar 16 Ilir untuk membongkar bangunannya dalam waktu tujuh hari.
Penjabat Wali Kota Palembang Ucok Abdul Rauf mengatakan bangunan WC itu dinilai melanggar aturan karena tidak memiliki izin dan berada di lokasi pabrik dan tidak memenuhi standar estetika kota.
"Oleh karena itu kami minta untuk membongkarnya agar tidak mengganggu estetika pasar 16 ilir Palembang," katanya, Jumat (21/6/2024).
Menurut Ucok Abdul Rauf meskipun telah ada upaya penataan sebelumnya eksekusi belum bisa dilakukan tanpa intervensi langsung dan pemilik awalnya meminta waktu tiga bulan, namun Pemkot memberikan batas waktu satu minggu untuk pengosongan dan pembongkaran bangunan.
Penegakan Aturan itu dilakukan dengan pendekatan humanis dimana pemilik bangunan diberi kesempatan untuk mengemasi barang-barangnya sendiri sebelum dilakukan eksekusi oleh petugas yang ditunjuk.
Kasat Pol PP Palembang Edwin Effendi menekankan bahwa bangunan ini mengganggu fasilitas umum terutama akses jalan dan lahan milik Pemkot Palembang.
"Kami memberikan waktu satu minggu untuk tindakan sukarela jika tidak petugas akan turun tangan untuk membongkar secara paksa," katanya.
Sebelumnya Pj Wali Kota Palembang Ucok Abdul Rauf meninjau secara langsung pasar 16 tersebut pada Kamis, 20 Juni 2024 dan mengatur strategi untuk mempercantik pasar tertua dan terbesar di Kota Palembang tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
FKM Palembang: Usut Tuntas Permainan di PPDB SMA
-
Ombudsman Panggil 22 Kepala Sekolah SMA Palembang Terkait Dugaan Kecurangan PPDB 2024
-
Kisah Pilu SD Negeri 20 Palembang Tak Ada Pendaftar, Sekolah Terancam Ditutup?
-
Ironi Sekolah Negeri di Palembang Ini: Tak Ada Peminat, 'Kalah' dengan Swasta?
-
Mantan Pj Wako Palembang Ratu Dewa Fokus Maju Pilkada: Siap Pensiun Dini
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
-
Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lewat Sholat Istisqa di Tengah Kemarau
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan