Setelah satu pekan melakukan rangkaian simulasi beberapa model teknologi, pada tanggal 28 Mei 2024, INAgri dan PrabumaGGot mengundang keterlibatan pemerintah kota Prabumulih, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim).
“Kondisi persampahan di Kota Prabumulih saat ini sedang menurun,” papar Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Prabumulih, Iwan Nusmareri ST.
“Untuk itu perlu upaya dan inovasi untuk meningkatkan pengelolaan sampah. Khususnya, sampah organik yang prosentasenya mencapai 50% dari timbulan sampah Kota Prabumulih.”
Sosok yang banyak membina komunitas pengelola sampah di Kota Prabumulih ini juga mengharapkan inovasi lanjutan dari produksi mokusaku.
“Selain menghasilkan cairan mokusaku, perlu juga ditingkatkan dengan produk hilir dari mokusaku dan hilirisasi arang atau bahan padatan sisa produksi mokusaku dijadikan bahan bakar biomassa yang bernilai ekonomis.”
Kepala Dinas Perkim Kota Prabumulih, Maiduty Fitriansyah mengapresiasi terobosan yang dilakukan INAgri dan PrabumaGGot dalam membantu mengatasi sampah kota Prabumulih.
Menurut ia, prabumaGGot selama telah menunjukkan konsistensi dalam mengatasi sampah organik dengan budidaya maggot BSF.
“Olah sampah perlu disesuaikan dengan kemampuan. Biarpun modal kurang, asalkan ada niat untuk terus berinovasi, pengolahan sampah akan dapat terus berjalan. Mokusaku ini buktinya,” ungkap Maiduty. “
Senior pecinta alam Sumsel yang saat ini memimpin garda terdepan penanganan sampah kota Prabumulih juga mengaku terkesan dengan teknologi sederhana yang digunakan oleh PrabumaGGot dan INAgri.
Baca Juga: PPDB Sumsel 2024 Kacau? Jalur Zonasi Tertunda, Jalur Prestasi Diduga Direkayasa
Hanya tungku pembakaran yang dipadukan dengan penyulingan untuk mengolah sampah berupa kayu atau berbahan keras lainnya menjadi bahan bakar biomassa dan asap cair yang banyak gunanya.
“Teknologinya murah, sederhana, dan mudah ditiru siapa pun. Yang mahal dan canggih ada pada niat dan pola pikir serta konsistensi,” pungkas Maiduty.
Ado Gunonyo Galo
Triyatno Soleh, penggiat Komunitas PrabumaGGot Indonesia, mengaku tertantang berbuat lebih banyak untuk mengatasi sampah di Prabumulih.
“Komunitas kami memang dibentuk untuk tiga tujuan. Pertama, membantu pemerintah mengatasi sampah. Kedua, membantu masyarakat terutama petani dan peternak dalam hal produksi pakan dan pupuk murah berkualitas, maupun sarana produksi yang aman bagi lingkungan. Ketiga, menggerakkan ekonomi sirkular.
Saat ini komunitas pengelola sampah yang didirikan di Prabumulih ini memprioritaskan sampah organik.
Tag
Berita Terkait
-
PPDB Sumsel 2024 Kacau? Jalur Zonasi Tertunda, Jalur Prestasi Diduga Direkayasa
-
17 Kantor BPN di Sumsel Melayani Penerbitan Sertifikat Elektronik
-
Jumlah Pemilih di Pilkada Sumsel 2024 Bertambah Dibanding Pemilu 2024
-
Inflasi Sumatera Selatan Turun Tipis, Cabai Merah dan Bawang Merah Penyumbang Utama
-
Update Blackout Sumbagsel: PLN WS2JB Lakukan Pemadaman Bergilir di Daerah Ini
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
Sambut HUT ke-81 RI, BRI Banjiri Nasabah dengan Promo
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Promo HUT RI di Wyndham Opi Hotel Palembang, Menginap Dapat Sajian Spesial dan Mooncake Eksklusif
-
Bersama Danantara, BRImo Tembus 49,7 Juta Pengguna dengan Transaksi Rp4.166 Triliun