SuaraSumsel.id - Kepolisian menetapkan empat tersangka kasus dugaan korupsi kasus pembangunan jaringan gas kota di Palembang, Sumatera Selatan. Adapun keempat orang yang ditetapkan tersangka merupakan direksi dari BUMD PT SP2J.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto menjelaskan jika keempat orang ditetapkan tersangka yakni AN, AR, SU dan RU. Dari proses penyelidikan, kasus ini ditafsir merugikan negara mencapai Rp3,9 miliar.
"Kasusnya ditemukan indikasi kerugian negara," ucapnya kepada awak media.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, meski sudah ditetapkan tersangka, namun polisi belum melakukan penahanan.
Bahkan polisi mengungkapkan jika ada kemungkinan akan menetapkan tersangka baru lainnya.
“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” ucap dia.
Polda Sumsel sebelumnya menerima SPDP dari Kejati Sumsel kasus dugaan korupsi jargas kota Palembang.
.Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH, Rabu (15/5/2024) menjelaskan jika untuk penyelidikan perkara dugaan kasus korupsi pembangunan telah diterima dari Polda Sumsel.
"Kasusnya sudah kami terima, atas penyelidikan Polda Sumsel," ucapnya.
Baca Juga: Kantor Camat Sukarami Disulap Mewah, Habiskan Anggaran Renovasi Rp11,5 Miliar
“Karena sudah ada SPDP yang diterima Kejati Sumsel maka sudah tahap penyidikan, namun proses penyidikannya dilakukan oleh Polda Sumsel,” ujarnya menjelaskan.
Berita Terkait
-
Kantor Camat Sukarami Disulap Mewah, Habiskan Anggaran Renovasi Rp11,5 Miliar
-
Batal Maju Pilgub Sumsel, Mantan Wali Kota Harnojoyo Kini Diperiksa Bareskrim?
-
Ketagihan Judi Slot dan Sabu, Begundal Nekat Bunuh Bos Kopi Selangit Sumsel
-
Mawardi Dan Anita Noeringhati Temui Airlangga, Harnojoyo Batal Maju Pilgub?
-
Jaringan Penyelundupan Benih Lobster di Sumsel Digagalkan, Ratusan Ribu Ekor Diamankan
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kisah Terakhir Hardiansyah, Ojol Palembang dengan Asma yang Meninggal di Tengah Asap
-
Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI
-
Sumsel United Menang Perdana, Gol Kenneth Ngwoke Bungkam Persiraja di Aceh
-
Terdengar Tangisan di Musala Nibung, Warga Kaget Temukan Bayi Laki-Laki Sendirian
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia