SuaraSumsel.id - Seorang oknum pembina pramuka di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) dilaporkan atas dugaan melakukan pencabulan terhadap seorang pelajar A (17). Tak terima dengan perbuatan tersebut, sang kakak korban A pun melaporkan oknum pembina pramuka tersebut ke polisi.
Dilaporkan jika aksi pencabulan itu dialami oleh korban inisial A di rumah kontrakan pelaku MT Jalan PDAM, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan IB I Palembang, tepatnya di awal tahun 2024 sekitar pukul 15.00 WIB.
Kakak korban MJ yang merupakan warga Jalan Sultan Mansyur, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang menceritakan peristiwa yang dialami adiknya bermula ketika korban sedang berada di sekolahnya.
MT ini menelpon korban agar datang menemui terlapor serta meminta korban mengambil barang terlapor yang tinggal di kontrakan.
“Datanglah adik saya ke rumah kontrakan terlapor. Sesampainya di sana, adik saya menunggu di luar kontrakan sambil menunggu terlapor datang,” ungkap MJ melansir sumselupdtae.com-jaringan Suara.com.
MJ pun pada saat itu terlapor tiba di kontrakannya.
“Terlapor langsung menarik tangan adik saya, dibawanya masuk ke dalam kontrakan. Saat di dalam, terlapor bilang adik saya itu sudah dianggapnya seperti adik sendiri, lalu adik saya langsung dipeluk, dicium, dan meraba bagian bawah tubuh dengan tangannya,” terang MJ.
Usai terlapor melancarkan aksi cabulnya, keduanya kemudian keluar kontrakan untuk pergi menuju ke sekolah.
“Adik saya diancam oleh MT, jangan cerita-cerita soal aksi cabulnya itu kepada keluarga atau orang lain, dengan ancaman akan dipermalukan. Sampai sekarang adik saya seperti orang ketakutan, banyaklah diam dia sampai sekarang,” ujarnya menceritakan bagaimana situasi psikologi adiknya tersebut.
Baca Juga: Ratusan Warga OKU Derita Gatal-gatal Akibat Banjir
“Namun, belakang ini adik saya terlihat berubah sifatnya tidak seperti biasanya, kelihatan seperti ketakutan tapi tidak mau cerita. Akhirnya setelah dibujuk neneknya barulah dia menceritakan semuanya,” jelas MJ.
“Saya berharap terlapor ditangkap polisi dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ucapnya.
Setelah menerima laporan keluarga korban, polisi pun melakukan penyelidikan.
Tag
Berita Terkait
-
Ratusan Warga OKU Derita Gatal-gatal Akibat Banjir
-
Jemaah Haji Kloter 2 Embarkasi Palembang Meninggal Sebelum Berangkat ke Madinah
-
Dekati 6 Parpol demi Pilgub Sumsel, Herman Deru Yakin Gandeng Cik Ujang?
-
Pilkada Sumsel 2024 Diramaikan 8 Calon Independen: Paling Banyak di Palembang
-
PDIP Sumsel Usung Kader Sendiri di Pilgub 2024, Heri Amalindo?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kasus Penembakan TNI di THM Panhead Masuk Tahap Baru, Sertu MRR Hadapi Oditurat Militer
-
Warga Pernah Menang Gugatan Banjir, Tapi Palembang Masih Tergenang
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat