SuaraSumsel.id - Entah apa yang dipikirkan Megi Saputra, seorang tahanan yang ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi masjid di rutan Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel). Dia ditemukan tewas oleh petugas pada siang hari sekitar pukul 14.00 wib.
Diketahui jika Megi merupakan tahanan yang baru dua bulan dibui, dengan status terdakwa karena masih menjalani persidangan. Hal ini dibenarkan Kepala Rutan Kelas II B Prabumulih, Zulkipli Bintang.
Megi merupakan tahanan atas kasus pencurian dengan pemberatan. "Kata temannya MS sering uring-uringan merasa bersalah atas kasus yang dilakukannya," ujarnya kepada awak media.
Mayat Megi ditemukan setelah sholat jumat. "ditemukan gantung diri di WC masjid, sudah lapor polisi dan dilakukan penyelidikan," ujarnya.
Baca Juga: Bayi Laki-Laki Ditemukan Terbungkus Kardus di OKI, Diduga Dibuang Orang Tua
Peristiwa ini diketahui saat seluruh tahanan dikeluarkan karena akan melaksanakan sholat jumat. Setelah pelaksanaan sholat jumat tersebut, petugas menghitung tahanan yang kemudian barulah diketahui jika MG tidak ada di sel.
Saat petugas mengecek keseluruhan lokasi, ditemukan jika MG sudah gantung diri di kamar mandi masjid. Saat ditemukan MS sudah tidak bernyawa lagi setelah petugas mendobrak pintu masjid tersebut.
Informasi ini sempat ramai di media sosial warga Sumsel. Pihak kepolisian pun membenarkan peristiwa ini.
Kapolres Prabumulih AKBP Endro Ariwibowo mengatakan tahanan ditangkap dan ditahan Polres Prabumulih.
"Itu tahanan Curat, kami yang tangkap," ucapnya.
Baca Juga: Palembang Square Mall Terbakar! Asap Hitam Pekat Membumbung Tinggi
Ia mengungkapkan jika tahanan tersebut masih dalam proses sidang.
"Belum ada vonis kayaknya," sambungnya kepada awak media.
Catatan Redaksi :
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
KPK Buka Layanan Kunjungan dan Pengiriman Barang untuk Tahanan pada Hari Raya Idulfitri
-
Penampakan Kim Jong Un Awasi Langsung Uji Coba Drone Bunuh Diri Baru Berbasis AI
-
Kasus Bikin Konten Rendang Hilang, Polisi Periksa Pelapor Willie Salim
-
Misteri Kasus Akseyna yang Trending: Profil, Kronologi Kematian, dan Update
-
Langka! Banyak 'Tahanan KPK' Mendadak Nonton Langsung Sidang Hasto PDIP, Apa Maksudnya?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR