SuaraSumsel.id - Ada-ada saja kelakauan anak remaja di kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Lima remaja di wilayah Sako Palembang membawa sekumpulan sajam sampai dengan bom molotov.
Peristiwa ini diketahui saat aparat kepolisian terus melakukan upaya pencegahan terhadap aksi tawuran antar kelompok remaja di Kota Palembang.
Kelimannya diamankan di Komplek Yuka, Kecamatan Sako, Palembang. Petugas juga menemukan sekumpulan remaja yang mencoba kabur saat dilakukan pengejaran dan pemeriksaan.
“Saat diperiksa ada salah satu remaja yang kabur, setelah itu dilakukan pengejaran didapati remaja tersebut di salah satu rumah warga. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyisiran didapati barang bukti berupa sajam yang sudah dimodifikasi, petasan, dan bom molotov,” ucap Direktur Samapta Polda Sumsel Kombes Pol Budi Mulyanto, SIK, MH melalui Wadir Samapta Polda Sumsel AKBP Yusantiyo Sandy, SIK, Rabu (20/3/2024).
Sekumpulan remaja ketika dilakukan intrograsi mengungkapkan jika aksi perkumpulan mereka karena ingin tawuran.
“Mereka akan bertemu di depan Sekolah Paramount di Jalan MP Mangkunegara pukul 02.00 WIB,” ucap mantan Kapolres Ogan Ilir.
Ada lima remaja yang terpaksa diamankan ke Mapolda Sumsel di antaranya Andra Ramadhani (19) dan Hadi Kusuma (19), keduanya merupakan warga Komplek Yuka, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang.
Selain itu, Sultan Alfaseh (19), warga Perumahan Griya Kenten, M Firdaus Kusuma (19), warga Jalan SukaKarya 2, Kecamatan Sako, dan Miko Satria (19), warga Meranjat Raya, Lorong Supersemar, Kemuning Palembang.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, bersama mereka tim patroli mengamankan barang bukti berupa 3 buah stik golf, 13 bilah celurit, 1 buah bom molotov, serta satu buah petasan ukuran besar.
Baca Juga: Jadwal Imsak Kota Palembang, Lubuklinggau dan Prabumulih 20 Maret 2024
Berita Terkait
-
Jadwal Imsak Kota Palembang, Lubuklinggau dan Prabumulih 20 Maret 2024
-
Jadwal Imsakiyah Wilayah Palembang dan Sekitarnya, Rabu 20 Maret 2024
-
Susi Air Beroperasi Lagi di Bandara Atung Bungsu Pagar Alam: Cek Harga Tiketnya
-
Palembang Ngeluh Cuan PAD Retribusi Susut Karena Dialihkan ke Pusat
-
3 Pegawai Ditjen KPP Palembang Tersangka Kasus Suap Pajak Segera Disidang
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam
-
Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lewat Sholat Istisqa di Tengah Kemarau
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan