SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mendapatkan predikat The Promising, dalam ajang Indonesia Green Awards (IGA) 2024, karena berhasil meraih 2 penghargaan, yaitu kategori Rekayasa Teknologi dalam Menghemat Energi/Penggunaan Energi Terbarukan dan Mengembangkan Keanekaragaman Hayati.
Penghargaan diserahkan oleh La Tofi, selaku Chairman La Tofi School of Social Responsibility kepada General Manager PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Pertambangan Tanjung Enim, Venpri Sagara, di Jakarta, Rabu (17/1/2024).
"Kami merasa bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan. Apresiasi ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus membuat terobosan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Selaras dengan visi PTBA untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan," kata Venpri.
Penghargaan kategori Rekayasa Teknologi dalam Menghemat Energi/Penggunaan Energi Terbarukan diberikan karena Program Peningkatan Produktivitas Lahan melalui Irigasi Berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dijalankan PTBA. PTBA telah membangun enam PLTS irigasi, dengan total kapasitas 192 Kilowatt peak (kWp), yang tersebar di Muara Enim, Lahat, Lampung, dan Sumatera Barat.
Berkat PLTS yang menghidupkan pompa irigasi, hasil panen petani meningkat 2-3 kali lipat. Program ini merupakan wujud komitmen PTBA dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan, memberdayakan masyarakat, sekaligus melestarikan lingkungan.
Untuk penghargaan kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati diberikan berkat Program Upaya Pelestarian Tanaman Endemik Merbau (Intsia Palembanica) Berbasis Pemberdayaan Masyarakat.
Melalui program tersebut, PTBA bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) mengelola bibit Intsia Palembanica. Hasilnya diserap perusahaan untuk penanaman di lahan reklamasi. Hingga saat ini, PTBA telah melakukan pelestarian dengan menanam 56.278 batang Intsia Palembanica.
"PTBA senantiasa menjalankan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas bisnis perusahaan. Sebagai anggota Grup MIND ID, kami memiliki Tujuan Mulia (Noble Purpose), yaitu pertambangan untuk kemakmuran bersama, kemajuan peradaban, dan masa depan yang lebih baik," tutup Venpri.
Sebagai informasi, Indonesia Green Awards (IGA) merupakan penghargaan yang diberikan oleh The La Tofi School of CSR kepada perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan melalui berbagai ragam kreativitas.
Baca Juga: Energi Surya Bukit Asam (PTBA) Tingkatkan Panen Petani di Sawahlunto
Diinisiasi sejak 2009, IGA diselenggarakan untuk mendorong perusahaan-perusahaan nasional menjaga lingkungan dan melakukan pemberdayaan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.
Berita Terkait
-
PTBA Akuisisi PT SBS, Kuasa Hukum: Tindakan Para Terdakwa Bukan Pidana
-
Terima Lisensi BNSP, LSP Bukit Asam Bisa Jalankan Uji Kompetensi Mandiri
-
Berkat PLTS Irigasi Bukit Asam (PTBA), Produktivitas Pertanian Makin Meningkat
-
Energi Surya Bukit Asam (PTBA) Tingkatkan Panen Petani di Sawahlunto
-
Bukit Asam Borong 3 Penghargaan Sekaligus di Top Digital Awards 2023
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan
-
Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Diterjang Abrasi, Kini Mangrove Menjadi Sumber Penghidupan