SuaraSumsel.id - Peristiwa pembunuhan adik kandung Bupati Muratara Devi Suhartoni, Muhamad Abadi oleh dua terdakwa Arwandi dan Ariansyah kembali digelar di PN Palembang, Rabu (17/1/2024).
Dalam sidang tersebut, diketahui jika terdakwa Arwandi mengakui jika sebelum kejadian sempat dikeroyok serta melaporkan kejadian pengeroyokan dirinya kepada istrinya.
“Saya dikeroyok saya langsung pulang ke rumah, menemui istri saya dan melaporkan ke kakak saya yang lagi kerja mengebor dan mengadu kalau saya dikeroyok oleh Diki dan Abadi,” kata Iswandi.
Di hadapan Majelis Hakim, terdakwa mengaku jika setelah melaporkan peristiwa pengeroyokan tersebut, sang istri juga sempat marah.
“Saya dikeroyok saya langsung pulang ke rumah, menemui istri saya dan melaporkan ke kakak saya yang lagi kerja mengebor dan mengadu kalau saya dikeroyok oleh Diki dan Abadi,” kata Iswandi.
“Sudah melapor ke istri saya, saya langsung menemui kakak Ariansyah, dan kakak saya langsung emosi mengajak ke lokasi kejadian menggunakan mobil,” kata saksi.
Di lokasi, pelaku langsung manggil-manggil nama korban Diki dan sempat membacok kepala korban “Karena harga diri, saya bacok kepala korban Abadi,” jawab terdakwa.
Hal yang sama dialami terdakwa Ariansyah mengakui telah membacok korban Abadi sebanyak 4 kali sekaligus menusuk perutnya satu kali.
“Karena harga diri saya yang mulia,” tegas terdakwa.
“Saya tahu sepak terjang bupati karena yang saya bunuh ini adek bupati, dan saya langsung menelepon saudara saya untuk mengantarkan saya untuk menyerahkan diri di Polda Sumsel,” ujarnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga