SuaraSumsel.id - Kantor cabang PLN di Baturaja Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel) dikirim karangan bunga yang mengeluhkan atas layanan kelistrikan yang buruk.
Kiriman bunga ke PLN cabang Baturaja itu pun kemudian viral dibahas di media sosial. Kiriman bunga tersebut dikirimkan ke kantor cabang PLN Baturaja OKU Sumsel.
Dalam kiriman bunga tersebut, disampaikan ucapan apresiasi pada BUMN penyedia listrik dengan pelayanan yang buruk.
"Apresiasi terhadap PLN cabang Baturaja yang sudah memberikan pelayanan terburuk," tulis ucapan di karangan bunga tersebut.
Pelayanan yang terburuk yakni listrik yang di kabupaten OKU yang mengalami pemadaman.
"Pelayanan buruk listrik PLN di kabupaten OKU padam terus," ucapnya.
Sayangnya karangan bunga ini tidak diketahui siapa pengirimnya.
Menanggapi hal ini, Supervisor Humas PLN WS2JB Iwan Arissetiyadhi menjelaskan jika pemadaman listrik yang dialami memiliki katagori penyebab dan upaya penanganan, misalnya mulai dari kerusakan minor hingga besar.
Situasi ini yang membuat PLN memang harus bersiap dan bersiaga menyelesaikan permasalahannya.
Baca Juga: KONI Sumsel Jaring Ketua Umum, Ditentukan Oleh 87 Voters
Apalagi, kata Iwan, PLN pun berharap agar kerusakan tersebut tidak terjadi karena pihaknya pun mengalami kerugian.
"Sesungguhnya pemadaman bukan semua pihak harapkan termasuk PLN, yang juga mengalami kerugian. PLN berusaha memberikan pelayanan terbaik, namun memang ada kerusakan yang cenderung butuh waktu perbaikan," ujar ia.
Selama ini, PLN berusaha agar pemadaman listrik bisa dikendalikan dengan cepat, guna meminimalisir kerugian.
"Kami sampaikan PLN pun butuh waktu dalam penanganan kerusakan yang terjadi baik itu minor maupun mayor," ucap Iwan.
Berita Terkait
-
Bendahara Kejari OKU Menghilang, Suami: Terakhir Pamit Ambil Uang Rp7 Juta di Bank
-
Keluarga Menolak Prada Jefriando Simatupang Tewas Karena Kecelakaan tapi Penganiayaan
-
KONI Sumsel Jaring Ketua Umum, Ditentukan Oleh 87 Voters
-
Kemarau Berakhir, Heli Pemadam Karhutla Sumsel Pulang Ke Rusia Dan Australia
-
Palembang Alami Hujan Es, BMKG Ungkap Penyebabnya Karena Fenomena Ini
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat
-
Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?
-
Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas
-
Ganesha, Bayi Gajah Tesso Nilo yang Lahir dari Induk Gajah Binaan dan Gajah Liar