SuaraSumsel.id - Sriwijaya FC membuka penampilan laga awal di leg kedua Liga Indonesia Baru (LIB) tahun 2023-2024 dengan hasil yang cukup memuaskan.
Sriwijaya FC hanya mampu mencuri satu poin di markas Sada Sumut FC yang berlangsung di stadion Baharudddin Siregar, Minggu (5/11/2023) sore ini.
Pertandingan yang berlangsung cukup sengit itu, cukup memberikan serangan pada Sriwijaya FC. Namun Sriwijaya FC mampu menyelesaikan situasi imbang yang terus lama berlangsung.
Pemain stiker asing Sriwijaya FC, Chencho Gyeltshen mampu merobek gawang Sada Sumut FC di menit menjelang akhir laga pertama.
Namun kemenangan tersebut tidak berlangsung lama, pemain asing Sada Sumut FC Alexander Rakic pun membalas keadaan yang tidak imbang tersebut.
Sriwijaya FC masih berusaha menyerang meski dengan 10 pemain karena adanya kartu merah dikeluarkan wasit, namun tidak juga mampu menyamakan keadaaan.
Sampai akhir laga kedua, anak didik Muhammad Yusup Prasetyo hanya mampu mencuri 1 poin, dengan hasil yang seimbang.
Dikatakan Yoyo- panggilan akrab Muhammad Yusup Prasetyo situasi lapangan juga mempengaruhi pola permainan Sriwijaya FC saat ini.
"Kami sudah berusaha bermain maksimal sore ini, Sriwijaya FC sudah mampu memimpin, tapi tetap ini pertandingan, yang ditentukan hasil akhir," ucapnya.
Sada Sumut FC awalnya berniat untuk menggempur Sriwijaya FC, pada akhir pekan ini. Hal ini karena klub asa Sumatera Utara ini, mendapatkan amunisi tambahan dari pemain asing, Alexander Rakic.
Sada Sumut FC berada di posisi keenam dengan baru mengumpulkan 4 poin.
Dengan poin ini, Sriwijaya FC menambah 1 poin setelah mendapatkan pengurangan 3 poin dari komisi disiplin PSSI saat menjamu Semen Padang FC.
Meski demikian, Yoyo mengungkapkan anak didiknya sudah cukup memperkuat pola pemainan di lag kedua ini. Dia mengungkapkan Sada Sumut memang klub yang lebih dahulu terbentuk, karena itu punya waktu lebih banyak membangun komunikasi antar pemain.
"Sada Sumut ini klub yang main stabil di setiap laganya, karena terlihat komunikasi lapangannya cukup baik," aku Yoyo.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers
-
5 Sepatu Lari yang Paling Nyaman Dipakai di Aspal Palembang, Bikin Kaki Nggak Cepat Pegal
-
Pomdam Sriwijaya Ungkap Kasus Penembakan di THM Panhead Palembang, Sertu MRR Ditangkap
-
Apa Motif Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal? Fakta Hubungan Keduanya Terungkap Sebelum Penembakan
-
Kronologi Lengkap Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Cekcok Berujung Tembakan Maut