SuaraSumsel.id - Pedagang kaki lima atau PKL di tiga pasar tradisional ditertibkan demi menyambut kedatangan staf Presiden Jokowi yang mau datang ke kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
"Pagi ini kami lakukan penertiban PKL di tiga pasar tradisional dan berlangsung secara kondusif," aku Kepala Bidang Bina Tibum Tranmas Satpol PP Palembang Cherly Panggarbesi melansir ANTARA.
Penertiban PKL diakuinya guna menyambut kedatangan staf Presiden RI yang berkunjung ke Kota Palembang hari ini serta untuk peningkatan kualitas layanan konsumen di pasar sehingga menjadikan pasar tetap menjadi tempat transaksi yang nyaman.
Kemudian pihak Satpol PP memastikan bahwa PKL di pasar itu sudah sesuai dengan penataan. Penertiban dilakukan pada pasar 26 Ilir Palembang.
Penetiban berlangsung berdasarkan ketentuan kebijakan yang berlangsung sejak pagi hari,
"Misalnya Pasar 26 Ilir Palembang berdasarkan ketentuan kebijakan pada pukul 07:00 WIB para PKL yang memasuki badan jalan harus mundur dari badan jalan sehingga akses kendaraan mobil tetap bisa melaju," katanya.
Menurut ia, PKL sifatnya bukan pedagang resmi dan akan menunggu arahan dari Pemkot Palembang apakah para PKL tersebut akan direlokasi.
Meski demikian, pedagang ini pun berharap proses alokasi atau relokasi sebaiknya yang menguntungkan pedagang. [ANTARA]
Baca Juga: Berkas 25 Pelaku Pembakar Lahan di Sumsel Dilimpahkan, Terbanyak dari OKI
Berita Terkait
-
Dominan Berbahan Kardus, Ratusan Ribu Kotak Suara Didistribusikan ke Kota dan Kabupaten
-
Berkas 25 Pelaku Pembakar Lahan di Sumsel Dilimpahkan, Terbanyak dari OKI
-
PLTU Keban Agung di OKU Dilaporkan Gaji Pekerja Tak Layak
-
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sumsel: Berprofesi Sebagai Pengurus Masjid
-
Sriwijaya FC Cari Calon Presiden: Ada Pengusaha Batu Bara, Ada Mantan Dirut PT Semen Baturaja
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
HUT RI ke-81, Kilang Plaju Pertamina Teguhkan Semangat Kemerdekaan dan Ketahanan Energi
-
Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama