SuaraSumsel.id - Klub Sriwijaya FC telah melewati dua laga di kandang lawan, yakni Persiraja Banda Aceh dan PSDS Deli Serdang selama dua pekan ini. Menginjak pekan keempat yang akan menjamu Semen Padang, Sriwijaya FC memang tidak banyak memetik poin.
Hal ini disebutkan Pelatih Sriwijaya FC, Muhammad Yusuf Prasetyo karena situasi lapangan yang tidak mendukung. Dia mencontohkan laga di PSDS Deli Serdang yang mana situasi lapangannya buruk.
Saat laga berlangsung dengan meladeni permainan tuan rumah, membuat deg-deg an harus menurunkan pemain. "Apalagi semua melihat ya, saat itu hujan," ujar Yoyo-panggilan pelatih Yusuf Prasetyo.
Hal yang sama di laga Persiraja Banda Aceh. Meski Sriwijaya FC memutuskan untuk datang lebih cepat, guna beradaptasi pada lapangan yang bersangkutan.
Baca Juga: H-3 Masa Jabatan Berakhir, Herman Deru-Mawardi Rombak Puluhan Pejabat Pemprov Sumsel
Meski demikian, hasil yang diperoleh dari laga bertamu ke Persiraja Banda Aceh juga tidak cukup maksimal. Di Banda Aceh, Sriwijaya FC memang tak mampu mencuri poin.
Sriwijaya FC kalah 0-2 dibandingkan tuan rumah Persiraja Banda Aceh, "Di Sumatera, main way itu cukup sulit, tapi saya memang tidak bisa salahkan lapangan," aku Yoyo.
Namun Yoyo mengakui jika tidak mungkin jika sebagai pelatih harus menurunkan pemain dengan kondisi lapangan yang tidak mendukung pola main
"Tidak mungkin kita mainkan kaki di kondisi lapangan tersebut," sambung Yoyo.
Yoyo mencontohkan kondisi lapangan di PSDS Deli Serdang, akan hampir banyak pelatih yang berpendapat serupa dengan dirinya.
Baca Juga: Masa Jabatan Herman Deru Tersisa 3 Hari Lagi, DPRD Bocorkan PJ Gubernur Sumsel
Karena menurut Yoyo, kondisi lapangan PSDS Deli Serdang membuat pelatih tidak yakin akan bisa memainkan pola seperti yang diinginkan.
Berita Terkait
-
Siapa Mahyadi Panggabean? Eks Timnas Indonesia yang Sudah Pensiun, tapi Kembali Bermain
-
Kabar Persib: PSS Sleman dan Sriwijaya FC Rebutan Mailson Lima
-
Perjalanan Karier Syakir Sulaiman, Eks Timnas yang Diciduk Gegara Narkoba
-
Pernah Mau Dibeli Baim Wong, Begini Nasib Klub Legendaris Sriwijaya FC
-
Profil dan Prestasi Ferry Rotinsulu, Eks Kiper Timnas Indonesia yang Anggap Pemain Naturalisasi Kebanyakan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap
-
Silaturahmi Idul Fitri Berujung Jambret, IRT di Palembang Kehilangan Kalung Emas Rp 26 Juta
-
Silaturahmi Berujung Duka: Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Tragis di Lahat