Dia pun mengelola Search Engine Optimization atau SEO dalam pencarian kain songket Palembang. “Dengan makin luas pasar, tentu akan makin beragam permintaan. Ini pula yang kemudian dipelajari, agar setiap produk bisa menembus pasar-pasar yang ada, atau menciptakan pasar baru,” ujarnya.
Dengan digitalisasi, toko Songket PaSH mengakui jika pandemi memberikan berkah tersendiri.
Meski sempat mengalami penurunan pembelian di awal pandemi, namun hanya berlangsung dua bulan. Setelahnya, penjualan dan permintaan songket PaSH naik apalagi masyarakat juga mengubah budaya apa pun dari rumah, bekerja sampai belanja.
“Alhamdulilah di pandemi, toko saya malah omzetnya naik. Kami maksimalkan website baik penjualan atau branding toko guna memperluas pasar. Biasanya pembeli ialah mereka yang merupakan pekerja, dan melakukan aktivitas pembelian di sela-sela bekerja. Biasanya peningkatan pembelian dirasa saat para pekerja mulai gajian, di akhir bulan sampai mendekati pertengahan bulan selanjutnya,” ucap dia.
Dia berpendapat terkadang pelaku UMKM apalagi fashion masih menganggap remeh jika beriklan secara digital.
Padahal semakin hari, akses pasar digital semakin terbuka dan menjadi potensi untuk digarap UMKM.
“Sudah tidak lagi, memandang UMKM kain songket, hanya terpaku pada pengrajin saja namun lebih luas, yakni kepastian pasar, keberlangsungan usaha. Terus mencoba hal-hal baru yang terus berkembang saat ini, yakni digitalisasi,” imbuhnya.
RCEO BRI Palembang Wahyudi Dermawan mengungkapkan digitalisasi UMKM terus digalakkan. Sejumlah upaya pendampingan dengan menghidupkan klaster-klaster juga diiringi dengan perkembangan digitalisasi UMKM.
Ia pun sangat bangga atas apa yang telah dicapai oleh UMKM Songket PaSH Palembang yang menciptakan pasar tersendiri bagi produk yang merupakan komoditi khas Palembang. “Tentu pengalaman demikian yang perlu dikenalkan dan ditularkan kepada UMKM lainnya di Palembang, dengan kolaborasi bersama BRI,” harapnya.
Baca Juga: BRIlian Preneur Asal Sumsel: Bawa UMKM Songket Palembang Naik Kelas Dengan Digitalisasi
Tag
Berita Terkait
-
Kurangi Sampah Plastik, Pemkot Palembang Wajibkan Daging Kurban Dibungkus Dedaunan
-
Ribuan Umat Muslim Palembang Padati Masjid Sampai Jembatan Ampera Gelar Sholat Idul Adha
-
BRIlian Preneur Asal Sumsel: Bawa UMKM Songket Palembang Naik Kelas Dengan Digitalisasi
-
Sumsel Siap Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Herman Deru: Saya Sudah Dihubungi Pak Erick Thohir
-
BRILink Hidupkan Digitalisasi Pada Masyarakat Perbatasan Urban Palembang
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Warga Pagaralam, Akses Layanan Kesehatan Kian Mudah
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Denda Buang Sampah Rp500 Ribu di Palembang Mulai Diberlakukan Mei, Mampukah Bikin Warga Kapok?