SuaraSumsel.id - Aksi sawer alias bagi-bagi uang oleh petinggi Partai Golkar Sumsel jadi sorotan publik. Hal ini dinilai tidak etis, karena terkesan tidak elok bagi partai membudayakan aksi sawer-sawer saat momen Pemilihan Umum (Pemilu).
Atas hal ini, Pengurus DPD Partai Golkar Sumatera Selatan pun meminta maaf. Di video yang beredar luas di media sosial, tertangkap kamera aksi sawer saat mendaftarkan calon anggota legislatif (caleg) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kasus ini sempat diselidiki Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Video aksi sawer tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian warganet.
Dalam video tampak beberapa pengurus partai berjoget mengiringi musik dari seniman angklung jalanan yang kemudian sejumlah uang yang dilakukan pendukung.
Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel Kms Umar menginisiatifkan aksi sawer-sawer ini pun kemudian meminta maaf.
Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumsel RA Anita Noeringhati yang juga ada dalam video menyebut aksi tersebut merupakan spontanitas pengurus.
Bawaslu Sumsel tengah menyelidiki kasus ini. Pihaknya berharap semua pihak saling menjaga marwah lembaga dan instansi masing-masing agar pemilu nantinya berjalan secara adil, jujur, profesional, dan proporsional.
"Kami meminta agar KPU Sumsel menjaga wilayah berintegritas yang bebas KKN, hindari tindakan provokatif yang dapat menimbulkan keresahan publik karena dilakukan di kantor KPU Sumsel," ujar anggota Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi.
Baca Juga: Ulama di Sumsel Minta Lina Mukherjee Ditahan
Berita Terkait
-
Ulama di Sumsel Minta Lina Mukherjee Ditahan
-
Viral Kekerasan Diksar Diduga di Sekolah Palembang, Publik Mengecam
-
Dibandingkan Dengan Pasar Cinde, Renovasi Pasar 16 Ilir Palembang Diragukan Berhasil
-
Jumlah Pemilih di Palembang Capai 1,2 Juta Tersebar di 4772 TPS
-
Menjadi PTN-BH, Unsri Klaim Banyak Keuntungan Sebagai Universitas Otonom
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?
-
51 Saksi Sudah Diperiksa, Mengapa Belum Ada Tersangka di Kasus Lampu Jalan Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Muaradua Apresiasi Kajari OKU Selatan atas Penyelesaian Kredit Bermasalah
-
Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara