SuaraSumsel.id - Kecelakaan yang dialami oleh kereta api atau KA Babaranjang di Stasiun Rengas mengakibatkan sejumlah jadwal keberangkatan KA dibatalkan.
Atas pembatalan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang menyampaikan permohonan maaf.
“Kami memohon maaf atas terganggunya perjalanan kereta api lintas Tanjungkarang - Baturaja- Kertapati yakni KA Rajabasa Ekspres relasi Tanjungkarang - Kertapati ( PP) dan KA Kualastabas relasi Tanjungkarang - Baturaja karena ada sebuah insiden," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang, Jaka Jarkasih, di Bandarlampung melansir ANTARA.
Terkait penyebab kejadian, PT. KAI mengatakan bahwa insiden tersebut masih dalam penyelidikan.
“Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," katanya lagi.
Dia menjelaskan bahwa kecelakaan kereta api Babaranjang terjadi pukul pukul 02.25 WIB di Stasiun Rengas, oleh sebab itu sejumlah jadwal keberangkatan KA dibatalkan.
“Saat ini, kami masih fokus dengan penanganan evakuasi agar dalam waktu dekat jalur dapat kembali normal," kata dia.
KAI Divre IV Tanjungkarang pun memberikan kesempatan kepada penumpang yang akan membatalkan perjalanan dengan pengembalian 100 persen.
"Untuk korban jiwa pada peristiwa tersebut, tidak ada," katanya.
Baca Juga: Sumsel di Awal Pekan, Palembang Diguyur Hujan Pada Siang Sampai Sore Hari
Tag
Berita Terkait
-
Kerajinan Rajut Nan Kian Digemari Wong Palembang
-
Masinis dan Asisten Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Tabrakan 2 KA Babaranjang di Stasiun Rengas
-
Kronologi Kecelakaan Kereta Api Babaranjang di Area Stasiun Rengas Lampung Tengah
-
Tersenggol Kereta Api di Seberang Pintu Keluar PTM Square, ASN Lahat Nyaris Tewas Terpental
-
Sumsel di Awal Pekan, Palembang Diguyur Hujan Pada Siang Sampai Sore Hari
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rekaman Sebelum Penembakan TNI di THM Panhead Viral, Suasana Mendadak Mencekam
-
Apakah Hellyana Masih Bisa Menjabat sebagai Wagub Babel Usai Divonis Penjara?
-
Di Balik Film 'Halaman Terakhir', Ada Kisah Perpustakaan Mandiri yang Bertahan Sejak 1981
-
Pertamina EP Temukan Potensi Migas Baru di Muara Enim, Produksinya Tembus Ribuan Barel
-
Kasus Rp22 Juta Berujung Penjara, Harta Wagub Babel Hellyana Capai Rp5,6 Miliar