SuaraSumsel.id - Belakangan sosok pemeran asli wanita di video "dewasa" wanita kebaya merah durasi 16 menit itu makin menjadi perhatian publik. Banyak yang menerkan pemeran wanita sebagai artis atau malah influencer.
Banyak juga yang menyebutnya sebagai influencer asal Bali, karena busana kebaya yang digunakan. Polisi pun mengaku masih melakukan analisa wajah antara pelaku dengan influencer cantik tersebut.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, sampai saat ini kasus video kebaya merah masih diselidiki kepolisian Polda Bali. Polisi menduga jika pemeran video itu merupakan wanita yang berada di Bali.
Polisi pun menyebut jika wanita itu seorang influencer lokal dengan usia sekitar 24 tahun.
Polda Bali masih mengumpulkan data sekaligus melakukan analisa wajah antara wajah dalam video dengan influencer lokal tersebut.
"Masih dalam proses penyelidikan. Berbagai informasi, data, keterangan terus dikumpulkan," kata Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko.
"Kami juga melakukan analisa pada video wanita kebaya merah yang viral tersebut," lanjutnya.
Masih banyak warganet yang mencari link video tersebut di Twitter dan DoodStream. Sayangnya, banyak juga link palsu dan link scam berkaitan dengan video kebaya merah 16 menit tanpa sensor itu.
Baca Juga: Sumsel di Awal Pekan, Palembang Diguyur Hujan Pada Siang Sampai Sore Hari
Berita Terkait
-
Ini Adegan Video Viral Wanita Kebaya Merah, Ketuk Pintu Kamar Hotel hingga Pemeran Diburu Polisi
-
Jangan Buru dan Bagikan Link Video Wanita Kebaya Merah Bahaya, Ini Ancaman Hukuman Bagi Penyebar dan Pemeran Konten Pornografi
-
Lokasi Pembuatan Video Wanita Kebaya Merah Sudah Ditemukan, Kamar Nomor 1710 Wilayah Gubeng, Surabaya Simak Kronologinya Disini
-
Video Mesum Wanita Kebaya Merah Telah Diproduksi Sejak Juli 2022, Begini Keterangan Polda Jatim
-
Sedikit Lagi! Tak Ditepis Pihak Hotel Inilah Kamar Panas Video Mesum Wanita Kebaya Merah di Surabaya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang