SuaraSumsel.id - Aksi perawat di Sumatera Selatan (Sumsel) tepatnya di RSUD Martapura kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, ramai diperbincangkan netizen.
Video di aplikasi media sosial TikTok tersebut viral hingga mendapatkan kecamanan dari warganet. Entah apa motif yang hendak disampaikan perawat ini, namun aksinya sungguh melanggar kode etik profesi dan privasi.
Belakangan diketahui jika operasi terhadap seorang ibu yang melahirkan itu disiarkan langsung, dengan durasi video 24 detik. Tampak oknum nakes ini mengarahkan kameranya ke arah beberapa tenaga kesehatan lainnya yang sedang melakukan operasi.
Tampak dari video itu, sang pasien terbaring di atas ranjang operasi dengan alat bantu pernafasan dan infus yang terpasang.
Selama livenya itu berlangsung, beberapa komentar netizen yang menonton siaran langsung di akun tik-tok dengan nama @Satriaaaa_ itu menyayangkan tindakan si oknum yang dinilai sudah melanggar kode etik, parahnya lagi itu tanpa diketahui tenaga kesehatan yang ada di dalam video tersebut
“Mana boleh operasi diliput melanggar kode etik kedokteran dan privasi pasien,” tulis salah satu netizen dalam video live itu.
Aksi siaran langsung yang dilakukan sang oknum ini menjadi viral diberbagai platform lainnya, sehingga pihak rumah sakit akhirnya mengetahui tingkah nyeleneh oknum perawat ini
“Yang bersangkutan sudah minta maaf melalui video klarifikasi melalui akun Tik-Tok miliknya,” ungkap Meli Alinda Kasubag TU RSUD Martapura sekaligus PLH Direktur melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Sabtu (5/11/2022).
“Karena Direktur RSUD Martapura saat ini tengah dinas luar, untuk itu saya belum bisa mengambil tindakan berupa sanksi tegas kepada oknum, tapi atas dasar rapat dan izin dari direktur RSUD, perawat yang live di Tik-tok itu untuk sementara ini dinonjobkan,” jelas Linda
Baca Juga: KPID: Di Sumsel, Tiga Wilayah Yakni Muara Enim, Prabumulih Dan PALI Migrasi TV Digital
Pihak rumah sakit tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemberhentian kepada oknum perawat tersebut.
“Tapi kita juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pemberhentian secara tidak hormat kepada sang oknum, lantaran sudah membuat nama baik RSUD menjadi rusak,” tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh! Seleb Tik Tok Clara Shinta Diduga Pelakor, Jadi Simpanan Polisi Berpangkat Tinggi
-
Miris! Antre 1,5 Jam di Teras IGD RSUD Martapura Padahal Kondisi Pasien Kritis
-
Teman Benarkan Seleb TikTok Clara Shinta Janda Beranak Satu: Kasian Si Baby Nggak Diakuin
-
Teman Bongkar Aib Clara Shinta, Bongkar Nama Asli Pejabat DA: Kerja di Polda dengan Pangkat Tinggi
-
Identitas Wanita Inisial CS yang Dituding Jadi Simpanan Orang Penting Bikin Penasaran: Sering Check In
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
Mengapa Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Digeledah KPK di Kasus Audit Muara Enim?
-
Wapres Gibran Dijadwalkan ke Jembatan Musi V Palembang, Agenda Mendadak Ditunda