SuaraSumsel.id - Warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengenal es kacang sebagai minuman khas teman makan. Meski musim hujan, es kacang tergolong minuman yang dipopulerkan sebagai pelepas dahaga.
Es kacang merah khas Palembang tergolong lebih mudah dan murah disajikan. Es kacang merah Palembang pun sudah makin dikreasikan, ada yang menambah irisan roti, sampai mochi.
Es kacang khas Palembang menawarkan rasa yang gurih dengan es serut dan ada kuah manisnya. Perpaduan dingin dan manis menyatu dan pas sebagai pelepas dahaga meski musim hujan. Es kacang merah Palembang ini juga biasanya dijual di warung-warung makanan khas Palembang.
Berikut bahan dan cara membuat es kacang Palembang yang diketahui juga mengandung gizi yang bagus.
Bahan:
300 gram kacang merah kering direndam hingga lembut
600 ml air
1 gula pasir
1 balok gula merah, sisir halus
3 ruas jari kayu manis
Garam
Bahan Saus Santan:
250 ml santan (satu bungkus kecil)
tepung maizena
lembar daun pandan dan garam secukupnya.
Bahan Pelengkap:
Baca Juga: Underpass Palembang Dikeluhkan Warga: Ruas Jalan Berlubang, Saat Malam Banyak Begal Karena Gelap
Es serut
Susu kental manis
Sirup merah atau cocopandan
Cara membuat:
- Tiriskan dan cuci bersih kacang hasil rendaman
- Masukkan kacang ke dalam panci sekaligus kayu manis
- Masak hingga kacang merah lunak
- Masukkan gula merah, gula pasir, dan garam. Aduk rata dan masak kembali hingga kuah mengental
- Tuangkan larutan maizena. Aduk rata lalu masak hingga kuah mendidih dan mengental. Matikan api dan biarkan dingin
- Saus santan, campurkan semua bahan saus santan, masak dengan api kecil sembari diaduk, angkat dan dinginkan
- Siapkan gelas lalu masukkan kacang merah.
- Tuang saus santan, es serut, sirup, dan susu kental manis
- Es kacang merah siap disajikan.
Tag
Berita Terkait
-
Sejumlah Wilayah di Sumsel Ini Bakal Hujan Lebat Sampai Dini Hari
-
PKS Sumsel: Anies Baswedan-Aher Paling Tepat, Kami 'Samina Wa Athona'
-
Underpass Palembang Dikeluhkan Warga: Ruas Jalan Berlubang, Saat Malam Banyak Begal Karena Gelap
-
Tujuh Staf BUMD Sumsel PT. SMS Diperiksa KPK di Mako Brimob Polda
-
Sumsel Terima Alokasi Obat Gagal Ginjal Akut, Gratis Untuk Pasien RSMH Palembang
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus
-
Apa Itu Obligasi Daerah? Skema yang Ingin Diterapkan Herman Deru di Sumsel
-
CFD Palembang Kian Ramai Setiap Pekan, Benarkah Masih Nyaman untuk Olahraga?
-
Nasabah Bank Sumsel Babel Kini Makin Aman, BSB Gandeng Polda Sumsel Cegah Kejahatan Perbankan