SuaraSumsel.id - Kapolda Sumatera Selatan (Sumse) mengeluarkan instruksi keras menegaskan agar anggota bisa memperlihatkan citra diri polri yang sesungguhnya.
Penekanannya ialah seluruh anggota harus memperkenalkan diri dengan menggunakan tanda-tanda kepolisian saat menangkap pelaku kejahatan. Hal ini ditegaskan Kapolda Sumsel, Irjen Albertus Rachmad Wibowo kepada anggota dalam pengarahannya.
Dia menekankan agar anggota yang bertugas di lapangan seperti Reskrim diwajibkan memakai atribut lengkap kepolisian sekaligus memperlihatkan identitas diri dari satuan masing-masing.
Saat anggota di lapangan menggunakan seragam lengkap, masyarakat dapat mengontrol mengenai baik perilaku polisi agar tidak melakukan kesalahan hingga membuat citra Polri kembali tercoreng.
“Anggota tidak boleh melakukan penggerebekan menggunakan pakaian preman atau tanpa identitas. Harus ada perencanaan yang baik untuk melakukan penangkapan,” kata Rachmad.
“Personel jangan ada buat pelanggaran apapun atau pidana. Harus diperhatikan baik-baik,” tutur dia.
Selain itu, Rachmad juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk tidak memamerkan gaya hidup hedon di tengah masyarakat yang menimbulkan kecemburuan sosial.
“Apalagi dipublikasikan di medsos. Sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kita tidak boleh bergaya hidup hedon,” ungkap dia.
Rachmad berjanji akan melakukan pemberantasan seluruh tindak kejahatan, termasuk illegal logging, drilling dan mining yang sering terjadi di Sumsel.
Baca Juga: Cuaca Sumsel Hari Ini: Palembang Hujan Siang Sampai Dini Hari
“Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto Dicopot, Kapolri Tunjuk Penggantinya Ini
-
Cuaca Sumsel Hari Ini: Palembang Hujan Siang Sampai Dini Hari
-
Ketua Exco Asprov PSSI Sumsel Sebut Ucok Hidayat Bakal Calon Satu-satunya Ketua Umum
-
Muba Perluas Penguatan Infrastuktur Internet Wujudkan Smart Regency
-
Fakta-Fakta Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto Dicopot Dari Jabatan: Viral Isu Selingkuh
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Masih Ada Promo! Nikmati Martabak HAR Lebih Hemat dengan QRIS BSB Mobile