SuaraSumsel.id - Aksi percobaan pembunuhan yang dialami Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara atau Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel) Firsyah H Lakoni gagal dilaksanakan. Dua pelaku gagal menembakkan senjata api rakitan dengan empat peluru.
Anggota DPRD Muratara pun menuding ada aktor intelektual dari peristiwa yang dialaminya tersebut. Hal ini terungkap dari rekonstruksi yang dilakukan penyidik Unit IV Subdit Jatanras Polda Sumsel.
Rekonstruksi kasus percobaan pembunuhan dengan pelaku Medi (34) yang ditemani Herdi (36) gagal menambak senjata api yang hanya berjarak satu meter dari pelaku.
“Saya tidak bisa mengelak saat itu, karena hanya berjarak satu meter, beruntung empat kali di tembak namun tidak meletus,” ujar korban anggota DPRD Muratara, Firsyah H Lakoni.
Firsyah pun mengaku, terhadap kedua tersangka tidak mengenal sama sekali.
“Jangankan punya persoalan, kenal pun saya tidak,” Imbuhnya.
Ia menduga ada dalang aktor intelektual yang diduga menyuruh tersangka untuk menghabisi nyawa korban.
“Saya tidak menyakinkan kalau insiden ini murni atas niat mereka, karena mereka tidak punya dendam dan tidak punya persoalan. Saya yakin dan percaya ada aktor intelektual dibalik ini,” tegasnya.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, pengakuan tersangka, Medi pelaku yang melakukan penembakan mengaku senjata api rakitan itu memang miliknya yang telah ia siapkan.
Baca Juga: Bantu Cari Warga Tenggelam, Mahasiswa Pencinta Alam Hilang di Sungai Endikat Pagar Alam Sumsel
Dirinya bersama rekannya melakukan aksi tersebut karena adanya permasalah politik pemilihan Kepala Desa Air Bening, Musi Rawa Utara.
“Dalam Pilkades tersebut ada tiga calon, dan salah satunya merupakan keluarga saya. Saya khawatir keluarga saya tidak terpilih karena keluarga korban juga mencalonkan pilkades air bening,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bantu Cari Warga Tenggelam, Mahasiswa Pencinta Alam Hilang di Sungai Endikat Pagar Alam Sumsel
-
Gubernur Herman Deru Sarankan Seragam Pakaian Adat di Sekolah Berasal Dari Kriya Masing-Masing Daerah
-
Isu Kisruh Rumah Tangga Kapolres Muara Enim Berlanjut: Sosok Wanita Mengaku Istri Sah Alami Tekanan Batin 19 Tahun
-
Cuaca Awal Pekan Ini: Sumsel Bakal Hujan Sedang Siang Hingga Sore Hari
-
Sumsel Sepekan: Warga Seberang Ulu Ingin Pisah Dari Palembang Dan 4 Berita Menarik Lainnya
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo