SuaraSumsel.id - Belakangan muncul kehebohan setelah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengkritik keberadaan LRT Sumsel yang disebutkan proyek mahal namun sepi penumpang. Pemberitaan akan hal ini pun ramai dibahas di media sosial. Netizen pun beragam mengungkapkan pendapatnya.
Menurut netizen, situasi pandemi membuat LRT cenderung sepi penumpang. Ridwan Kamil sempat menyebutkan jika LRT Sumsel berbiaya hingga Rp9 triliun namun penumpang sepi.
Namun jika merujuk pada pembangunan LRT Sumsel yang diperuntukkan bagi transportasi publik di Palembang, LRT masih memperkuat feeder, semacam interkoneksi LRT dengan angkatan umum lainnya di Sumsel, seperti trans Musi dan angkot.
LRT Palembang dibangun menyonsong Asian Games di Palembang tahun 2018 dengan rutenya dari Bandara internasional SMB II hingga ke kawasan Jakabaring.
Kawasan stadion Jakabaring ini pun diproyeksikan menjadi kawasan pusat kunjungan beragam event. Dengan kata lain, Pemerintah menargetkan Palembang menjadi tuan destinasi wisata sekaligus tuan rumah berbagai event yang dipusatkan di kawasan Seberang Ulu Palembang.
Sayangnya sejumlah event dibatalkan di Palembang, karena situasi pandemi yang datang mendadak. Sejak pandemi jumlah kunjungan wisata Palembang menurun dratis, jauh dari target melebihi 1 juta wisatawan nasional dan asing setiap tahunnya.
Pernyataan Kang Emil-panggilan Ridwan Kamil pun membuat netizen beragam komentar. Ada yang mengungkapkan situasi pandemi membuat banyak transportasi publik menjadi sepi, tidak hanya LRT.
"Jangan gitu atuh kang @ridwankamil! kita warga palembang ini dari 'atas' sampe 'bawah' lagi antusias.. lagi semangat2 nya.. gimana cara nya untuk naik angkutan umum! salah satu nya ya LRT ini. Eta pak Menteri sampe Pak Gub @hermanderu67 udah sediain feeder buat warga nya," ujar netizen
"Kan situasi pandemi, event gak ada di Palembang," ujar netizen lainnya.
Baca Juga: Cuaca Sumsel Di Akhir Pekan: Berawan Dengan Potensi Hujan Ringan Sampai Malam Hari
Berita Terkait
-
Tak Mau Disindir Sembrono Pilih Capres 2024, Surya Paloh Pastikan Anies Baswedan Pilihan Tepat
-
Jalan Panjang Warga Seberang Ulu Ingin Pisah Dari Palembang: Sejak 2004, Didukung Mantan Gubernur Ramli Hasan Basri
-
Desakan Mendepak Partai Nasdem Dari Istana Menguat, Rocky Gerung Ungkap Hal Ini
-
Koalisi Nasdem, PKS Dan Partai Demokrat Nyaris Rampung: Tim Kecil Tiap Pekan Bahas Pemenangan
-
Pasca Digugat Cerai Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Nama Dedi Mulyadi Mencuat Dalam Survei Pilgub Jabar 2024, Ini Urutannya
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel