SuaraSumsel.id - Pada sidang perdana, tersangka pembunuhan Richard Eliezer atau Bharada E telah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Di akhir sidang itu, Eliezer pun memohon permintaan maaf dari seluruh keluarga Brigadir J.
Dengan bibir yang bergetar, ia ucapkan permintaan maaf itu di depan awak media. Terlihat dari sorot matanya menahan tangis.
Dia menguncapkan permohonan maaf pada keluarga besar Brigadir J, hingga menyesali perbuatannya. Bharada E mengungkapkan jika ia hanya seorang anggota yang tidak kuasa untuk menolak perintah seorang atasan, jenderal.
“Untuk keluarga bang Yos, bapak ibu, Reza serta seluruh keluarga besar bang Yos saya memohon maaf. Saya menyesali perbuatan saya, saya hanya seorang anggota yang tidak memiliki kemampuan untuk menolak perintah dari seorang Jenderal,” ucap Bharada Eliezer dengan mata menangis.
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat menerima permintaan maaf Bharada E karena ia tidak punya pilihan untuk menolak perintah membunuh dari atasannya, Ferdy Sambo.
Samuel Hutabarat menonton sidang tersebut dan melihat Eliezer telah mengakui semua perbuatannya. Ia sangat memaklumi apa yang Eliezer perbuat itu tidak ada pilihan lain, selain mengikuti perintah Ferdy Sambo.
“Jadi apapun itu memang kita selaku umat beragama, kita diwajibkan saling maaf-memaafkan,” tutur Samuel Hutabarat dikutip Hops.ID melalui Instagram @lambegosiip pada Kamis, 20 Oktober 2022.
Ayah Brigadir Yosua Hutabarat itu juga mengatakan, akan terus mengikuti perkembangan peradilan yang sedang berjalan. Pada hari Kamis (20/10/2022) juga digelar sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dengan mendengarkan eksespsi.
Baca Juga: Cerita Warga Pali Sumsel Diminta Rp30 Juta Agar Kasus Selesai, Kapolres Beri Tanggapan Ini
Tag
Berita Terkait
-
Bharada Richard Eliezer Menahan Tangis untuk Seniornya, Brigadir Yosua.
-
Karangan Bunga Untuk Dukungan Terhadap Bharada E Richard Eliezer
-
Pendukung Bharada E Dari Berbagai Wilayah Datangi PN Jaksel: Sudah Siap Jika Dihujat
-
Brigjen Hendra Kurniawan Merasa Dibohongi Ferdy Sambo, Berikan Cerita Palsu Mengenai Kematian Brigadir J
-
Dicecar Anak Buah Ferdy Sambo, Bharada E: Saya Menembak karena Brigadir J Tembak Duluan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang