SuaraSumsel.id - Peristiwa kecelakaan lalu lintas atau lakalantas kereta api terjadi di Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel). Kecelakaan mengenaskan ini mengakibatkan ibu dan anak balitanya meninggal dunia di tempat.
Berikut sejumlah fakta kecelakaan kereta api yang terjadi di siang hari di akhir pekan, Minggu (2/10/2022).
1. Ibu dan balita tewas di tempat
Kecelakaan mobil pick-up Mitsubishi Colt L300 bernomor polis BG 8321 EJ mengakibatkan ibu Paria (30) dan balita berumur sekitar dua tahun, tewas di lokasi kejadian.
Sedangkan sopir mobil yang merupakan suami dari Paria bernama Andi (34), warga Kota Raya Lahat mengalami luka serius sehingga perawatan intensif di RSUD Lahat.
2. Mobil hancur tiga bagian
Akibat kejadian itu, mobil pick-up L 300 yang berpenumpang tiga orang itu, hancur dan bahkan mobil terpisah menjadi tiga bagian dan terpental hingga 20 meter usai ditabrak KA,
Informasi yang berhasil dihimpun sumselupdate.com-jaringan Suara.com, mobil yang dikendarai Andi melintas di perlintasan rel KA sekitaran Tambang Batubara PT TMP Desa Kota Raya.
3. Korban sudah dibawa ke RSUD Lahat
Baca Juga: Operasi Pasar Beras Rp5.000 Per Kilogram di Palembang Diharapkan Jaga Inflasi Sumsel
Saat mobil melintas, muncul KA penumpang dari arah Palembang yang seketika langsung menabrak mobil nahas tersebut.
Salah seorang warga setempat, Helian mengatakan, sesaat ketika kejadian, tiga orang korban dalam kecelakaan itu, langsung dibawa ke RSUD Lahat.
“Korbannya sudah dibawa ke RSUD Lahat,” ujarnya.
4. Polisi masih lakukan penyelidikan
Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono mengatakan, masih menyelidiki penyebab lakalantas tersebut.
“Akibat kejadian tersebut dua orang meninggal dunia yakni Paria dan balita berumur sekitar dua tahun, sedangkan suaminya masih dalam perawatan di RSUD Lahat,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Mobil Mitsubishi Colt Terpental Jauh Usai Ditabrak Kereta Api di Lahat, Ibu Dan Balita Tewas di Tempat
-
Operasi Pasar Beras Rp5.000 Per Kilogram di Palembang Diharapkan Jaga Inflasi Sumsel
-
Kapolsek Gandus: Sopir Mobil Tangki BBM Terbakar di Palembang Melarikan Diri
-
Palembang Diguyur Hujan Deras Jelang Malam, BMKG Beri Peringatan Ini
-
Berduka Tragedi Stadion Kanjuruhan, Suporter Sepak Bola di Sumsel Sesalkan Tembakan Gas Air Mata
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Semen Baturaja Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar, Perkuat Ketahanan Energi Industri
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang