SuaraSumsel.id - Sosok jurnalis Najwa Shihab berkali-kali diserang oleh Nikita Mirzani. Hal ini terjadi usai Najwa mengkritis keras instansi kepolisian. Pernyataan Najwa Shihab itu kemudian menuai pro dan kontra.
Artis Nikita Mirzani ternyata ikut menyerang Najwa Shihab terkait pernyataannya tersebut. Tidak hanya sekali, namun berkali-kali. Meski demikian, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga ikut mengomentari hebohnya polemik Nikita Mirzani tersebut.
Susi Pudjiastuti menyatakan hal itu melalui akun Twitter pribadinya. Ia menjawab tudingan netizen yang membandingan Najwa Shihab dengan YouTuber Deddy Corbuzier.
Susi merespons netizen @kurawa yang mengatakan kelemahan Najwa Shihab tidak bersedia mendengar masukan dari orang lain terkait gaya khasnya sebagai pembawa acara.
Hal ini kemudian dikomentari Susi yang terkenal dengan kata "tenggelamkan".
"Anda itu ada apa &kenapa? Nana @NajwaShihab adlh seorang profesional di profesinya. Seseorang disebut profesional dalam profesinya apabila dia mencintai, konsisten, passionate, memberikan dedikasi dengan semua prinsip & integritasnya. Sebagai sesama wanita I stand for Najwa," kata Susi Pudiastuti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com, Minggu (25/9/2022).
Unggahan Susi Pudjiastuti itu sontak mendapat banyak dukungan netizen.
"Setujuu," ujar salah satu akun.
"I stand for @NajwaShihab," kata salah satu netizen.
Baca Juga: Viral Begal Payudara Mahasiswi di Palembang, Kriminolog Sumsel Sarankan Hal ini Pada Perempuan
"Ksh paham bu !! Tp susah lah bu kalo udah penuh kebencian gak bakal kena diksh nasehat !!" tulis akun lainnya.
"Setujuuuu bu, stand for @NajwaShihab," komentar netizen lainnya.
"kurawa dari dulu bikin ribut melulu. blok aja lah bu," cetus salah satu netizen.
Najwa Shihab belakangan ini menjadi sororan usai diserang artis sesasional Nikita Mirzani. Di beberapa kesempatan Nikita Mirzani secara aktif mengkritik bahkan mencaci Najwa Shihab usai mengkritik Polri.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, perseteruan antara Nikita Mirzani dengan Najwa Shihab menjadi panas setelah Nyai, sapaan akbrabnya melancarkan serangan menokok. Nikita Mirzani juga sempat menyinggung Najwa Shihab yang diberhentikan pada program salah satu televisi swasta tanah air.
Nikita Mirzani juga menuding Najwa Shihab sebagai virus dusta lantaranya sikapnya yang tak dianggap netral.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Sesumbar Ngaku Blacklist MNC Group, Publik: Emang Nikita Itu Siapa?
-
Nikita Mirzani Sebut Dirinya Blacklist MNC Group, Warganet Ramai Nyinyiri
-
Siti Badriah dan Krisjiana Baharudin Bongkar Urusan Ranjang, Diduga Sering Melakukan Hubungan Intim Sebelum Menikah
-
Susi Pudjiastuti Bela Najwa Shihab usai Diserang Nikita Mirzani, Beri Balasan Menohok
-
Banjir Nyinyiran Netizen, Nikita Mirzani Sebut Dirinya Blacklist MNC Group
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Imsak Palembang 13 Maret 2026 Pukul Berapa? Cek Batas Sahur dan Bacaan Niat Puasa
-
5 Fakta Bungkusan Mencurigakan di Kebun Sawit, Isinya Ternyata 5 Kilogram Ganja
-
THR Sudah Cair? Ini 7 Promo HP, TV & Kulkas Ramadan di Toko Elektronik yang Lagi Diserbu Pembeli
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Harnojoyo: Harta Rp15 Miliar, Mantan Wali Kota Palembang Dipenjara Kasus Gratifikasi Rp750 juta