SuaraSumsel.id - Aksi perampokan terjadi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel) terjadi awal pekan ini. Tujuh pelaku beraksi di Jalan Lintas Sumatera atau Jalinsum di Lubuklinggau, sekitar pukul 07.00 WIB.
Aksi ini pun kemudian terekam video yang viral di media sosial. Video yang direkam oleh pengendara mobil di belakangnya tersebut, diketahui berhasil menggasak uang korban mencapai Rp300 juta.
Kejadian yang menimpa karyawan CV Sahabat Musi Rawas Sempurna atau CV.SMS, Alfian Efendi, warga Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara. Kejadian di Jalinsum Desa Batu Bandung Kecamatan Kabupaten Musi Rawas diketahui oleh tujuh pelaku.
Saat kejadian korban dalam perjalanan dari Lubuklinggau menuju perusahaan PT.Sawit Nusantara Indonesia (PT.SNI) di Desa Taba Dendang Kec.Muara Saling Kab.empat Lawang.
Pelaku menghadang kendaraan korban dengan cara melintangkan kayu balok di Jalinsum yang keluar dari semak-semak langsung mengancam, memukul korban dan saksi menggunakan sepotong kayu.
Kemudian pelaku yg menggunakan senpi rakitan laras pendek dan parang memaksa korban korban menyerahkan barang-barang milik korban, termasuk uanga Rp300 juta.
Merasa apa yang diicar sudah diperoleh, pelaku kabur meninggalkan Tempat kejadian menggunakan sepeda motor Honda variabel warna hitam dan honda beat warna merah putih ke arah empat Lawang.
Adapun korban mengalami kekerasan dengan memar di lutut kaki, dan kehilangan laptop, handphone lainnya hingga uang tunai Rp300 juta yang ditaruh dalam plastik warna hitam.
Kejadian tersebut dilaporkan di Polsek Muarabeliti.
Video ini kemudian viral dengan banyak netizen yang mengungkapkan agar lokasi tersebut lebih diperbanyak patroli.
Kapolsek Muara Beliti membenarkan adanya peristiwa itu. “Anggota gabungan Polsek dan Polres sudah melakukan olah TKP, korban juga sudah melapor. Pelakunya sedang dikejar,” jelasnya kepada awak media.
Tag
Berita Terkait
-
Sampai Istighfar, Ibu-ibu PNS Jadi Saksi Mata Begal Bersenjata Api Gasak Rp 350 Juta di Jalinsum Sumsel
-
Temui Gubernur Herman Deru, Pengendara Ojol di Sumsel Sampaikan Keinginan Ini
-
Dugaan Korupsi BUMD Sumsel, Dua Staf PT Sriwijaya Mandiri Sumsel Diperiksa KPK
-
Perampok Tembak Polisi di Sumut Pakai Senpi Rakitan, Begini Kronologinya
-
7 Perampok Beraksi di Jalinsum Lubuklinggau Sumsel: Keluar dari Semak-Semak, Bawa Senpi Dan Balok Kayu
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD