SuaraSumsel.id - Angka kemiskinan kota Palembang, Sumatera Selatan masih dua digit. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kota Palembang guna menargerkan angka kemiskinan turun menjadi satu digit.
"Angka kemiskinan sekarang ini masih berada di posisi dua digit sekitar 10 persen, kondisi ini menjadi tantangan untuk terus diturunkan hingga satu digit," kata Kepala Dinas Sosial Kota Palembang M Ichsanul Akmal, di Palembang, Jumat.
Pihaknya berupaya melanjutkan sejumlah program yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga kota yang tersebar di 107 kelurahan dalam wilayah 18 kecamatan itu.
Program yang dapat meningkatkan kesejahteraan seperti pelatihan keterampilan dan ekonomi kreatif diupayakan lebih gencar lagi. Dengan bekal keterampilan dan kemampuan membuat usaha ekonomi kreatif diharapkan dapat memberdayakan warga dari keluarga miskin, ujarnya.
Melansir ANTARA, Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda menambahkan pihaknya berupaya melibatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menurunkan angka kemiskinan.
"Angka kemiskinan di Bumi Sriwijaya ini masih cukup tinggi, untuk menekannya tidak mungkin hanya mengandalkan Dinas Sosial saja tanpa melibatkan OPD lainnya," ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir pihaknya telah menjalankan sejumlah program untuk menanggulangi masalah kemiskinan di kota pempek ini.
Untuk mendukung program penanggulangan kemiskinan yang telah berjalan dengan baik selama ini lebih efektif dan mengikat, akan diperkuat dengan Peraturan Wali Kota (Perwali), ujar Wawako Fitrianti.
Tag
Berita Terkait
-
Perawat RS Siti Aisyah Sumsel Cabuli Pasien 13 Tahun, Modus Periksa Kesehatan Agar Mudah Diterima Polri
-
Kader Partai Demokrat Minta AHY Maju Pada Pilpres 2024, Baik Capres Maupun Cawapres
-
Alim Ulama Dan Ustaz di Palembang Demo Menolak Kenaikan Harga BBM Dan Sembako
-
Ketua Bawaslu Sumsel Disebut Terima Rp200 Juta, Aliran Korupsi Dana Hibah Bawaslu Muratara
-
Apa Saja Data yang Dibutuhkan untuk Cek BSU di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id?
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel