SuaraSumsel.id - Jajaran Polres Kerinci Polda Jambi menggerebek gudang tempat penyimpanan ratusan jerigen Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Air Panas Semurup, Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Kapolres Kerinci, AKBP Patria Yuda Rahadian, di Jambi, Senin (5/9/2022) mengatakan, setiba di lokasi personilnya langsung menyita dan membawa barang bukti dengan mengangkut 2 unit mobil dump truk dan satu unit mobil L300.
"Kasus penggerebekan dugaan penimbunan BBM kali ini termasuk terbesar yang pernah terjadi di wilayah hukum Polres Kerinci," katanya.
Kasubbid Penmas Polda Jambi Kompol Mas Edy, membenarkan pengungkapan ratusan jerigen BBM Solar dan puluhan pupuk tersebut. Dia menyebutkan, terdapat 268 jerigen yang masing-masing berisi 30 liter dengan jumlah seluruhnya 8.040 liter, 153 jerigen kosong dan pupuk sebanyak 33 karung berhasil kita amankan dari gudang pelaku.
"Selain ditemukan BBM subsidi , personil kami juga menemukan pupuk," katanya.
Mas Edy menerangkan,di gudang tersebut turut ditemukan juga ribuan rokok tanpa cukai sekitar 55 ribu batang rokok. Saat dilakukan penggerebekan gudang tersebut dijaga oleh dua orang yakni MK dan KI.
" Saat dilakukan penggerebekan ditemukan dua orang pria MK dan KI yang merupakan karyawan gudang tersebut, " jelasnya.
Kedua orang itu beserta barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Kerinci dan untuk pemilik gudang sedang ditelusuri keberadaannya.
Kepolisian Daerah (Polda) Jambi juga telah menindak puluhan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut selama Agustus 2022. Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, mengatakan, sudah terdapat 48 orang tersangka yang diamankan dari 35 kasus yang berhasil diungkap sejak dilakukan operasi pada awal selama Agustus 2022.
Baca Juga: Jadwal Dan Jam Operasional LRT Sumsel Ditambah Mulai Hari Ini, Begini Perubahannya
" Para pelaku yang saat ini diamankan merupakan hasil pengungkapan di seluruh wilayah Provinsi Jambi, paling banyak dari Kerinci," katanya.
Adapun barang bukti yang telah diamankan Polda Jambi yakni berupa 74 ribu liter solar, 17 ribu liter minyak tanah, 1.050 liter Pertalite, 1 unit trumk R12, 7 unit truk, 4 unit truk tangki, 1 unit mobil jeep, 13 unit mobil pickup, 9 unit minibus, 1 unit mikrobus dan 1 kapal tugboat. [ANTARA]
Tag
Berita Terkait
-
Imbas Harga BBM Naik, Ridwan Kamil: Tarif Angkot Naik, Harga Sembako Kemungkinan Juga Naik
-
Janji Manis Dua Menteri Jokowi kepada Nelayan di Tengah Naiknya Harga BBM
-
Lontaran Kritik Partai Demokrat ke Pemerintah Dikala Harga BBM Naik: Anggaran Bangun Proyek Pencitraan
-
Alasan Harga BBM Swasta Harus Lebih Mahal dari Pertamina
-
Profil Perusahaan Minyak Vivo yang Jual BBM RON 89 Lebih Murah dari Pertalite
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Kembalikan Kerugian Negara Rp750 Juta, Harnojoyo Hanya Dituntut 3,5 Tahun