SuaraSumsel.id - Anggota DPRD Kota Palembang Syukri Zen harus menerima akibat dari perbuatannya. Setelah memukul wanita di SPBU Demang Lebar Daun Palembang hingga akhirnya ditetapkan tersangka penganiayaan.
Kekainian dia pun harus menghadapi majelis kehormatan partai yang mengusungnya menjadi anggota DPRD. Diketahui Majelis kehormatan telah melayangkan surat pemanggilan yang akan berlangsung di Jakarta. Meski saat ini, anggota DPRD kota Palembang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang.
Hal ini diketahui dari media sosial Hotman Paris yang terus mengabarkan perkembangan dari kasus yang menyorot perhatian publik ini. Di surat tersebut diketahui jika pemanggilan dilakukan dalam rangka sidang etik sebagai kader sekaligus anggota DPRD dari Partai Gerindra.
Hotman Paris pun sebelumnya mengungkapkan jika atas peristiwa ini, ia pun telah mengkomunikasikan bersama dengan Ketua Umum atau Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Di media sosialnya, ia bakan menuliskan jika percaya jika sebagai pemimpin partai Gerindra, Prabowo Subianto akan memberikan keputusan terbaik bagi kader tersebut.
Hotman memulai dengan mengatakan jika meski sudah meminta maaf karena viral, kasus hukum terhadap anggota DPRD Palembang tetap dilanjutkan. Dia mengunggah video saat DPC Partai Gerindra Palembang menggelar konfrensi pers sekaligus meminta maaf atas peristiwa tersebut baik kepada korban dan masyarakat.
Namun meski meminta maaf, Hotman mempertanyakan apakah permohonan maaf yang dilakukan tulus. "Hotman paris akan melaporkan ini ke bapak Prabowo (menteri pertahanan) dan adik nya pak hashim (yang dua2 nya klien hotman paris selama puluhan tahun)" tulis Hotman Paris.
Pilihan melapor ini dilakukan karena anggota DPRD kota Palembang merupakan kader partai Gerindra.
"Kenapa? Karena oknum DPRD palembang tsb yang melakukan pemukulan dipom bensin tersebut adalah dari partai Gerindra" sambung Hotman Paris.
Baca Juga: Promosikan Situs Judi Online, Dua YouTuber di Sumsel Ditangkap
Pengacara nyentrik inipun menyakini jika keluarga Prabowo merupakan keluarga sekaligus pemimpin yang baik. Dengan modal sebagai pengacara berpuluh tahun, Hotman Paris yakin jika Prabowo akan memberikan tindakan yang tepat pada anggota DPRD kota Palembang.
"Hotman sudah menjadi pengacara dari keluarga jnd(purn) prabowo selama puluhan tahun dan tahu benar bawha keluarga prabowo dan keluarga hashim adalah keluarga baik2 dan pemimpin yang baik," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Anggota DPRD Palembang Jadi Tersangka Penganiayaan, Diancam 5 Tahun Penjara
-
Akui Memukul Wanita di SPBU, Anggota DPRD Palembang Syukri Zen Terancam Penjara 5 Tahun
-
Resmi Jadi Tersangka Usai Pukuli Wanita di SPBU, Oknum DPRD: 'Saya Pasrah'
-
5 Fakta Anggota DPRD Palembang Aniaya Wanita di SPBU: Kronologi hingga Jadi Tersangka
-
Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Usai Viral di Media Sosial, Anggota DPRD Palembang Syukri Zen Pasrah
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh