SuaraSumsel.id - Dua pelaku hacker di Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan ditangkap Polda Jawa Timur (Jatim). Keduanya E dan F yang telah melakukan kejahatan di dunia maya dengan membobol kartu kredit.
Kejahatan yang dilakukan tersebut omsetnya miliaran rupiah. Para pelaku dari hasil itu dapat membeli rumah dan mobil. Salah satunya rumah mewah yang diduga milik tersangka E di RT 06, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.
Rumah tersebut belum selesai pengerjaaan pembangunannya.
Ketua RT 06, Kelurahan Batu Urip, Edwin menjelaskan rumah tersebut dibangun sudah sejak setahun yang lalu. Dia mengira tadinya akan dibangun tempat olahraga nge-gym. Rumah itu di belakangnya dilengkapi dengan fasilitas kolam renang.
"Saya tidak tahu siapa pemiliknya. Sebab dia tidak melapor selamo bangun rumah. Wongnyo jugo dak katek disitu kareno belom pindah," ungkapnya.
Edwin menambahkan, rumah tersebut hingga sekarang belum selesai dibangun. Pembangunan sejak setahun yang lalu berjalan. Warga mengira bahwa pemilik rumah merupakan seorang youtuber.
"Kito dak tahu kalo hacker. Aku jugo ngiro kalo rumah itu temapt nge-gym," timpa Ketua RT
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi membenarkan adanya dua warga Lubuklinggau yang ditangkap Polda Jatim. Penangkapan tersebut berdasarkan hasil lidik, keduanya melakukan carding atau bobol kartu kredit.
"Dia melakukan, bermain carding, hacker. Itu kejahatan dunia maya dan hasilnya pun banyak dibelikan rumah dan dibelikan mobil. Semuanya sudah disita oleh Polda Jatim," jelasnya.
Baca Juga: Alumni Universitas Jambi Sarjono Turin Jabat Kajati Sumsel
Kedua tersangka ditambahkannya sudah dibawa ke Polda Jatim, termasuk juga dengan membawa barang buktk tiga unit mobil jenia Pajero, HRV dan Yaris. Sedangkan rumah pelaku sudah diberi garis polisi.
"Omsetnya ini miliaran. Mereka belikan rumah terus beli mobil. Mereka pemain semua sudah lima tahun," terang Kapolres.
Kontributor: Malik
Tag
Berita Terkait
-
Sarwendah Kembali Ceritakan Pengalaman Mistisnya di Rumah Mewahnya, Ada Hantu Apa?
-
Alumni Universitas Jambi Sarjono Turin Jabat Kajati Sumsel
-
Honorer Dinas Pertanian Sumsel Ditangkap Lagi Asyik Nyabu, Diamankan 6 Plastik Klip
-
Dipolisikan Mantan Istri Kedua, Bupati Banyuasin Askolani Lapor Balik Mantan Istri ke Polisi
-
Isak Tangis Ibu TKW Asal Palembang Pecah, Tahu Anaknya Disekap Perusahan Investasi Bodong di Kamboja
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi