SuaraSumsel.id - Nama Ferdy Sambo disebut-disebut berbagai pihak menjelang Kapolri Listyo Sigit Prabowo umumkan tersangka baru kematian Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Propam, 8 Juli lalu. Publik menunggu-nunggu pengumuman tersangka ketiga yang akan disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit langsung, sore ini.
Tersangka baru yang bakal diumumkan ialah tersangka ketiga dari kematian Brigadir J. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD pun mengungkapkan jika tersangka berjumlah tiga orang dan akan segera diumumkan ke publik.
Dua tersangka yang sudah ditahan Bareskrim Polri yakni Bharada Richard Eliezer dan Brigadir Ricky Rizal. Mereka dijerat dengan pasal tentang pembunuhan namun berbeda pasal yang menjerat.
Melansir Suara.com, Anggota Komisi Hukum DPR Trimedya Panjaitan menduga tersangka baru yang akan diumumkan nanti bukan orang sembarangan jika yang mengumumkan namanya lansgung sosok kapolri.
"Kan mereka nggak berani juga sembarangan, nah makanya kalau kapolri yang mengumumkan, berarti apa bukan orang sembarang orang yang ditetapkan gitu lho," katanya melansir Suara.com.
Kasus Brigadir Yosua terjadi pada Jumat (8/7/2022), sore, di rumah Inspektur Jenderal Ferdy Sambo.
Kejadian itu baru diumumkan polisi tiga hari kemudian. Pada waktu itu, polisi menyebut terjadi baku tembak antara Brigadir Yosua dan Bharada Eliezer di rumah Ferdy Sambo dan mengakibatkan Brigadir Yosua meninggal dunia. Baku tembak dilatari oleh dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Yosua terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Tetapi narasi berbeda disampaikan pengacara Bharada Eliezer yang mengatakan tidak ada baku tembak di rumah Ferdy Sambo. Brigadir Yosua tidak pernah membalas tembakan. Bharada Eliezer mengakui menjadi orang pertama yang menembak rekannya itu, atas perintah. Ada pelaku lain yang ikut menembak.
Mengenai dugaan terjadi pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo, saat ini juga sedang diusut kebenarannya.
Dalam kasus kematian Brigadir Yosua, Polri telah memutasi sejumlah personil, termasuk Ferdy Sambo, ke bagian lain karena dianggap tidak profesional dalam pengusutan.
Sebanyak 25 anggota Polri juga diperiksa karena diduga menghalangi proses penyidikan kasus kematian Brigadir Yosua. Untuk memudahkan pemeriksaan, sejak beberapa waktu yang lalu, Ferdy Sambo diisolasi di Mako Brimob.
Trimedya Panjaitan berkata "Ya kita lihat aja semoga tersangkanya yang diharapkan masyarakat."
Trimedya tidak ingin berspekulasi dan dia mengajak publik menunggu pengumuman Jenderal Listyo sore ini.
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mendesak agar Kapolri menetapkan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka.
"IPW mendorong Polri segera menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka,” kata Sugeng kepada Suara.com, Senin (9/8/2022)..
Berita Terkait
-
Bharada E Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator di Kasus Kematian Brigadir J
-
Dijaga Ketat Brimob, Rumah Irjen Ferdy Sambo Dipasang Garis Polisi
-
Komnas HAM Segera Periksa Irjen Ferdy Sambo
-
Kasus Kematian Brigadir J, Komnas HAM Segera Periksa Irjen Ferdy Sambo
-
LPSK Kunjungi Rumah Pribadi Irjen Ferdy Sambo, Asesmen Psikologis Putri Candrawathi
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Sidang Hampir Rampung, Keberadaan Buronan Pasar Cinde Aldrin Tando Masih Misterius
-
Pertamax Turbo Turun, Tapi Pertamax Tetap, Akankah Antrean BBM di Sumsel Berkurang?