SuaraSumsel.id - Peristiwa kematian Brigadir J masih menjadi tanda tanya, meski polisi sudah mengungkapkan dua pelaku atas peristiwa tersebut. Kedua pelaku ialah Bharada E atau dikenal Bharada Richard Eliezir Pudihang Lumiu dan Brigadir RR. Kekinian penyidik Bareskrim mengungkapkan akan mengungkap satu tersaangka baru dalam peristiwa tersebut.
Tersangka baru tersebut akan diumumkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menanggapi hal ini, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea terus mengamati perkembangan kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Hotman berkeyakinan jumlah tersangka baru di kasus kematian Brigadir J tidak hanya satu atau dua orang.
"Bisa tiga orang," kata pria yang sudah 36 tahun malang melintang di dunia hukum.
Dari arah penyidikan yang terus diamati dalam tiga hari ini, Hotman juga berkeyakinan kasus kematian Brigadir J bukan tembak menembak karena adanya bela diri seperti yang selama ini disampaikan Mabes Polri ke publik, melainkan ada faktor lain.
"Saya yakin dalam waktu dekat kasus ini akan terbuka secara luas," ujarnya melanssir wartaekonomi.com-jaringan Suara.com, Selasa (8/8/2022).
"Mungkin itu dari Irjen atau Brigjen polisi. Ini analisa saya," kata Hotman Paris melalui akun pribadinya di Instagram, Selasa (9/8).
Dia pun kembali mengingatkan Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E yang telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Brigadir J untuk mempertimbangkan sarannya.
Bharada E segera membuka siapa saja yang sebenarnya terlibat dalam penembakan Brigadir J.
"Renungkanlah apa kata abangmu ini," pesan Hotman Paris ke Bharada E.
Dia pun mengingatkan jika keberanian Bharada E juga bagian dari pelaksanaanya sebagai anggota Polri.
Tag
Berita Terkait
-
Permintaan Kuasa Hukum Brigadir J Soal Atasan Bharada E ke Timsus Polri
-
Sudah Ada Tersangka Brigadir J, Namun Kok Belum Ada Tersangka di Kasus Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo?
-
Arsul Sani Sindir Pejabat yang Dahului Polisi Soal Tersangka Anyar Kasus Brigadir J, Singgung Mahfud MD?
-
Viral Video Serda Ucok Siap Bantu Negara Cari Pembunuh Brigadir J, Kadispenad: Itu Hoaks!
-
Kata Jokowi Soal Kasus Brigadir J: Usut Tuntas Jangan Ragu-Ragu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang