SuaraSumsel.id - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaporkan seorang haji asal Provinsi Bangka Belitung (Babel) meninggal dunia di Madinah.
Humas PPIH Sumsel Saefudin mengatakan haji asal Provinsi Bangka Belitung yang meninggal dunia tersebut atas nama Siti Asiah Aziz.
Siti yang tergabung dalam di Kelompok Terbang (Kloter) 4 Embarkasi Palembang itu, kata dia, meninggal dunia setelah melaksanakan rangkaian ibadah haji dan akan kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Palembang pada, Minggu (7/8/2022).
"Informasi yang kami dapatkan demikian. Allah SWT telah memanggilnya usai melaksanakan ibadah haji karena sakit. Kita doakan semoga Almarhumah husnul khotimah dan menjadi haji yang mabrurah," kata Saefudin.
Seorang haji atas nama Khusen (54) asal Kabupaten OKI pulang lebih awal (Tanazul) ke Tanah air karena sakit pada Senin (25/7), yang bersangkutan sebelumnya sudah mendapatkan perawatan dari pihak kesehatan di Arab Saudi.
“Khusen yang tergabung sebagai jamaah haji Kloter 3 itu Tanazul ke Tanah Air lebih awal karena sakit,” imbuhnya.
Rombongannya yang lain sebanyak 449 haji kloter 3 tiba di Debarkasi Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang menggunakan maskapai Saudi Airlanes, nomor penerbangan SV5058, pada Sabtu pukul 07.36 WIB.
"Alhamdulillah 449 haji kloter tiga asal Kabupaten OKI, Kota Pagaralam dan Kota Palembang itu telah kembali dengan selamat pagi tadi di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang," ujarnya.
Dengan demikian total ada sebanyak 1.349 haji Debarkasi Palembang telah tiba kembali di Tanah Air.
Baca Juga: Sumsel di Akhir Pekan: Berawan Dengan Potensi Hujan Ringan
Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel Armet Dachil mengatakan jamaah haji Debarkasi Palembang terdiri atas sembilan kloter dengan jumlah keseluruhan sebanyak 3.201 orang.
Jamaah haji masing-masing kloter tersebut dijadwalkan tiba dari Madinah ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, 1-12 Agustus 2022 dini hari.
Setibanya di bandara jamaah haji akan melaksanakan penapisan kesehatan sesuai ketentuan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI nomor SR.03/4/C/35109/2022.
Seluruh haji akan diukur suhu tubuh, tes usap antigen, dan bagi yang terindikasi/bergejala COVID-19 dilakukan pemeriksaan RT-PCR untuk memastikan kalau ada yang positif COVID-19 langsung dikarantina selama 14 hari.
“Jamaah yang dinyatakan sehat dibawa ke pondokan Asrama Haji untuk membersihkan diri, bersalin pakaian bersih dan kemudian beristirahat sampai jadwal pulang ke daerah masing-masing,” katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kata Jemaah soal Konsumsi Selama Ibadah Haji 2022
-
69.944 Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air
-
Ingin Kawasan Benteng Kuto Besak Jadi Pusat Rayakan HUT RI, PKL Ditertibkan
-
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia, Sabtu 6 Agustus 2022
-
Sumsel di Akhir Pekan: Berawan Dengan Potensi Hujan Ringan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Api Melalap 10 Hektare Lahan di Dekat Tol Palindra, Manggala Agni Turun hingga Dini Hari
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Sidang Korupsi Disperkimtan Palembang Bongkar Dugaan Potongan 51 Persen Dana Proyek
-
Sidang Hampir Rampung, Keberadaan Buronan Pasar Cinde Aldrin Tando Masih Misterius
-
Pertamax Turbo Turun, Tapi Pertamax Tetap, Akankah Antrean BBM di Sumsel Berkurang?