SuaraSumsel.id - Sebuah foto lawas memperlihatkan situasi pasar tradisional di Pulau Sumatera sekitar tahun 1970 an ramai dibahas netizen. Situasi pasar ini sangat berbeda dibandingkan situasi kekinian.
Situasi pasar yang lebih bersih serta tidak banyak sampah yang menumpuk. Salah satu akun yang membagikan foto ini adalah @perfectlifeid. Keterangan akun ini mengungkapkan jika foto pasar tersebut lebih bersih dibandingkan pasar saat ini.
''Potret suasana kehidupan warga Pancur Batu, Deli Serdang, Sumatera Utara di tahun 1970-an'' tulis keterangan unggahan tersebut.
Di foto tersebut, tampak situasi pasar sekitar tahun 1970 an. Tampak sejumlah pembeli dan penjual yang beraktivitas layaknya di pasar tradisional pada umumnya.
Di pasar tersebut, pembeli dan penjual menghabiskan waktu bertransaksi dagang. Setelah foto pasar ini viral di media sosial, beberapa netizen kemudian ramai mengomentarinya.
Banyak netizen kemudian memuji jika kondisi pasar masa lalu lebih bersih. Sampah pasar masa lalu lebih sedikit dibandingkan sampah pasar saat ini.
''Zaman di pasar belum ramai pakai kantong plastik, sampah plastik belum sebanyak sekarang'' balas netizen.
''Salut, nggak ada yang bawa kantong plastik'' tulis salah satu pengguna Instagram.
''Sampah-sampah masih belum banyak ya'' komentar akun lainnya.
Baca Juga: LRT Sumsel Belum Diserahkan Ke Pemda, DPRD Sumsel Akui Sulit Alokasikan Anggaran
''Saat lingkungan hidup masih terjaga'' ungkap netizen.
Melansir hitekno.com-jaringan Suara.com, foto ini jadul suasana pasar di Sumatera tahun 1970 ini lalu telah mendapat lebih dari 4.000 likes dan ratusan komentar dari netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Bawang Merah di Pasar Tradisional Kota Cimahi Bikin Emak-emak Perih Mata
-
Beredar Foto Suasana Pasar Tahun 1970, Ekspresi Ibu-Ibu Beli Cabe Ini Bikin Publik Salfok
-
Ibadah Tanpa Sampah, Warga Karangwuni Temanggung Pakai Bambu untuk Wadah Daging Kurban
-
Harga Bahan Sambel di Jember Pada Naik Semua Jelang Idul Adha Ini
-
Sampah Plastik Dikhawatirkan Meningkat saat Idul Adha, Pemkot Jogja Minta Warga Gunakan Pembungkus Alternatif
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim