SuaraSumsel.id - DPRD Sumatera Selatan mengungkapkan status LRT Sumsel yang masih dikelola oleh Pemerintah Pusat mengakibatkan pihaknya sulit menganggarkan di APBD Sumsel.
Hal ini terungkap saat reses anggota DPRD Sumsel tahap II tahun 2022 Dapil Sumsel 1 Kota Palembang, Selasa (12/7) di kantor Divisi Regional (Divre) III Palembang PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero.
Dari awal operasional LRT itu mendapatkan subsidi penuh dari Kementerian Perhubungan, bahkan tahun 2019 atau 2020 kementerian sempat akan menghentikan subsidi LRT. Jika kekinian alokasi dihentikan dengan kondisi animo masyarakat tinggi, maka LRT perlu tambahan subsidi.
Pada tahun 2022 ini Menteri Perhubungan Budi Karya Soemadi juga melauching mahasiswa dan pelajar bisa menikmati LRT dengan harga terjangkau. “Soal protokol kesehatan kita sudah semua lini karena sudah dua tahun ini sudah hapal dan perkembangan kita ikuti tapi sosialisasi untuk peningkatan masyarakat menikmati LRT,” ujar Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati melansir dari wongkito.co-jaringan Suara.com, Rabu (13/7/2022).
PT KAI ditunjuk sebagai penanggungjawab LRT.
"Hal ini juga, karena LRT belum diserahkan ke Provinsi Sumsel sehingga DPRD sulit mengalokasikan subsidi APBD terutama nomenklaturnya," ujarnya.
Ia juga meminta kepada Komisi V DPRD Sumsel menginformasikan kepada Kadiknas untuk bagaimana ada kunjungan ke tempat-tempat seperti museum melalui LRT sehingga ada sinergitas antara Pemprov Sumsel dengan PT KAI.
Anggota DPRD Sumsel lainnya, Kartak Sas berharap pihak PT KAI bisa memperhatikan Sumsel yang banyak memberikan kontribusi dana bagi PT KAI dengan meningkatkan CSR.
Deputi Kepala Divisi Regional III Palembang PT KAI Januri menyampaikan paparan mengenai kondisi perusahaan kereta api tersebut.
Berita Terkait
-
Sumsel Jadi Pelopor Dharmayatra Indonesia, Jadikan Prambanan Dan Borobudur Pusat Keagamaan Hindu-Budha
-
Cuaca Sumsel Hari Ini, Palembang Berpotensi Hujan Ringan Pada Siang Hingga Sore Hari
-
PT KAI Divre III Palembang Terapkan Aturan Baru, Penumpang Belum Booster Harus Penuhi Syarat Ini
-
Banyak Ditemukan Bahan Makanan Kadaluwarsa, Izin Supermarket Ternama di Palembang Terancam Dicabut
-
Tolong! Kepala Humas RSUD Musi Banyuasin Andodi Malian Hilang Misterius
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
Hujan Guyur Palembang Usai 4 Bulan Kabut Asap, BMKG Ingatkan Warga Tak Minum Air Hujan
-
Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah
-
Relawan Pertamina Kilang Plaju Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga di 3 Wilayah
-
Korupsi Lampu Jalan Palembang Rp3,07 Miliar, 2 Tersangka Ditahan usai Pekerjaan Diduga Fiktif