SuaraSumsel.id - Sekelompok remaja tetiba viral di media sosial. Mereka bertindak arogan hingga menasbikan diri sebagai seorang pribumi yang bebas berbuat banyak hal seenaknya. Di video tersebut, remaja menendang pagar akibat tidak kuasa ditegor pemilik rumah yang terganggu akibat keberadaan mereka.
Situasi yang sudah tengah malam, kelompok remaja ini masih bermain gitar dengan suara yang berisik. Video yang diunggah akun Instagram itu juga menyematkan akkun tiktok dinapamaliaa, "Kejadiannya karna mereka ditegor krna main gitar udah jam 1 mlm. Mereka gak terima, malah nendang pager."
"Berawal dari sekelompok pemuda di daerah Di cileungsi bogor, yang diduga sedang ronda malam, dan mereka bermain gitar dan bernyanyi, sampai tengah malam. Senin Dini Hari (04/07/2022), sekira pukul 01.00 WIB," tulis akun tersebut melansir suarasumut, Rabu (6/7/2022).
Di video itu, sang pemilik rumah merasa terganggu dengan aktivitas para pemuda yang berkumpul di depan rumahnya. Pemilik rumah itu disebut memiliki bayi. Namun, dalam video itu pemuda yang mengenakan topi hitam malam ngotot dengan pemilik rumah yang menegurnya.
"Pasalnya warga yang menegur tersebut memiliki bayi dirumahnya, saat pemilik rumah yang pagar nya di tendang keluar, dan menanyakan siapa yang telah menandang pagarnya, salah satu pemuda menjawab," tulis akun itu.
Bahkan remaja itu menyebut-nyebut diri sebagai "Pribumi" ketika terlibat adu mulut dengan pemilik rumah. Pemuda itu tampak lebih emosi hingga akhirnya pemilik rumah dan wanita yang merekam mengalah.
Aksi kelompok remaja di dalam video tersebut menuai kecaman dari sejumlah netizen. Salah satu akun membagikan peristiwa ini akun @pojok_bogor.
Komentar sarkas sekaligus mengecam dilayangkan sejumlah netizen menanggapi aksi arogan yang justru menantang pemilik rumah dengan kata-kata "Gue Pribumi".
"Langsung lapor Rt RW aja kalo ada kayak gini. Klo Ama RT ga mempan. RT nya ganti ," tulis netizen.
Baca Juga: Cuaca Sumsel Hari Ini, Hujan Ringan di Palembang Hingga Hujan Disertai Petir di Banyuasin
"So berkuasa," timpal netizen lainnya.
Ada pula netizen yang menyarankan agar pemilik rumah yang dirisak sejumlah pemuda itu untuk menempuh jalur hukum.
"PENJARAIN orang-orang yang ganggu kayak gini ," kata warganet.
"Gantian bae bang pas dia tidur, ente maen gitar di depan kupingnya," tulis netizen.
"Viralin biar kapok , paling gasuka org" yg sok berkuasa , udh salah malah ngotot," tulis netizen.
"Lapor pak rt dan rw, kalau masih tidak digubris, lapor polisi," timpal netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Ending Pemuda di Bogor Ngaku Orang Pribumi, Usai Ditegur Main Gitar Tengah Malam Kini Berurusan dengan Polisi
-
Remaja Ini Tak Diterima Ditegur Karena Main Gitar Sampai Malam, Sebut Dirinya Pribumi
-
Ditegur Main Gitar Tengah Malam, Pemuda di Cileungsi Ngaku sebagai Orang Pribumi, Publik: Bocah Pengangguran Itu
-
Para Pemuda Ini Tak Terima Ditegur Main Gitar Jam 1 Malam, Trending Twitter
-
Tendang Pagar, Pemuda Sudah Berisik Ngejago Tantang Pemilik Rumah: Gue Pribumi di Sini, Lo Mau Macem-macem?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Detik-detik Ayah Amankan Pria Misterius yang Incar Anaknya di Depan Sekolah
-
Polisi Kantongi 4 Nama Pemilik Sumur Minyak Ilegal di Hindoli, Cukupkah Ungkap Kasus Besar Ini?
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Palembang Kebanjiran Tiap Hujan, Tapi Air Bersih Belum Merata: Ada yang Salah dengan Kota Ini?
-
Holding Ultra Mikro BRI Bantu UMKM Berkembang Berkelanjutan