SuaraSumsel.id - Pesta perpisahan memang kerap menjadi momen yang paling dinanti oleh siswa. Meski konsepnya ialah melepas perpisahan, namun siswa menjadikan momen ini sebagai kenang-kenangan semaasa usia sekolah.
Karena itu, banyak juga siswa yang mengkonsep pesta perpisahan sekolah dengan momen seru sebagai kenang-kenangan mereka. Salah satunya yang terjadi di sekolah ini.
Sebuah video memperlihatkan tengah berlangsungnya pesta perpisahan. Mulanya para siswa yang diperkirakan berada di sekolah lanjutan ini tampak bersenang.
Penampilan mereka pun sangat maksimal. Para siswi tampak mengenakan kebaya sementara para siswa tampak mengenakan jas hitam rapi. Di video itu tampaknya mereka ingin melakukan selebration. Di antaranya membentuk lingkaran kecil yang terdiri dari para siswi.
Mereka membuat lingkaran kecil dengan memegang balon hidrogen. Beberapa balon hidrogen dengan warna cantik tersebut diikat menjadi satu. Para siswi memegangnya erat di tengah lingkaran kecil tersebut.
Sementara para siswa tampak mengelilingi lingkaran kecil tersebut dengan membawa gas asap warna-warni. Mereka tampak beberapa kali memutari lingkaran kecil tersebut.
Namun ketika beberapa putaran dilakukan dan saat balon hendak diterbangkan, tampak seorang siswa mendekatkan gas asap di dekat balon hydrogen. Beberapa saat kemudian, balon-balon meledak. Ledakan satu balon menyambar balon lainnya.
Tampak ledakan api yang berada di atas kepala mereka. Beberapa yang melihatnya tak kuasa menahan takut. Ada juga siswa yang akhirnya berlari meninggalkan lingkaran tersebut.
Salah satu akun yang membagikan video ini palembang_ini. Di narasinya ia menulis kronologis kejadian tersebut.
Baca Juga: Cuaca Hari Ini: Sumsel Hujan Sedang Pada Malam Hari
Momen perpisahan harusnya menjadi momen yang bahagia, namun tidak untuk momen perpisahan kali ini. Pasalnya, pada acara perpisahan terjadi ledakan balon yang berisi gas hidrogen.
Insiden ini terjadi ketika para siswa ingin menerbangkan kumpulan balon berisi gas hidrogen ke udara. Melalui video singkat yang beredar, momen tersebut dibagikan akun TikTok des.rahma6 pada Minggu (26/6/2022) lalu.
Namun belum sempat diterbangkan, balon-balon itu meledak hingga mengeluarkan gumpalan api dan suara yang kuat terdengar. Melalui keterangan video yang diunggah, insiden tersebut terjadi pada saat acara perpisahan sekolah.
Video ini kemudian ramai dikomentari netizen yang menyayangkan peristiwa ini.
"itu balon isi helium mudah terbakar apalagi flare itu kan menghidupkannya dibakarrr,, kasian si kena muka bahaya bangettttt, ujar arifrahman__
Berita Terkait
-
Bikin Pusing Orang Tua, Sekolah di Cianjur Diminta Bijak dalam Gelar Acara Perpisahan
-
Biaya Perpisahan SD di Bogor Memberatkan Orang Tua Murid, Disdik: Itu Kebijakan dari Pihak Sekolah
-
Perpisahan Sekolah Bawa Petaka, Nyaris 1000 Siswa Positif Corona
-
Acara Perpisahan Sekolah Dibubarkan Satgas Covid-19, Ini Alasannya
-
Pesta Perpisahan, Wanita Ini Lakukan Hal Mengejutkan dengan Minuman Alkohol
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Prima Salam Dirawat di RSPAD, Ratu Dewa Buka Suara soal Isu Rehabilitasi Narkoba
-
Muhamad Suryadi Pimpin Bank Sumsel Babel, Fokus Perkuat Kepercayaan, Digitalisasi, dan UMKM
-
Edison Jadi Tersangka KPK, NasDem Sumsel Langsung Tegaskan: Bukan Kader Kami
-
Mengapa Keponakan Edison Ikut Jadi Tersangka? Ini Peran Adi Triadi dalam Kasus Suap Muara Enim
-
Selain Rp2 Miliar, KPK Temukan Rekening Nomine atas Nama OB dalam Kasus Bupati Edison