SuaraSumsel.id - Peristiwa nahas dialami saat pergelaran Pagar Alam Expo di Sumatera Selatan atau Sumsel, Sabtu (6/6/2022). Sebanyak 12 anak terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah ditabrak motor joki di arena pertunjukan tong setan atau gong stan yang menjadi bagian dari pergelaran Pagar Alam Expo.
Berikut fakta-fakata tragedi tong setan yang menyebabkan 12 anak harus dilarikan ke RS:
1. Viral di media sosial
Peristiwa nahas tersebut terekam video hingga viral di media sosial. Di video mulanya memperlihatkan kondisi yang menengangkan, berupa atraksi dua pemotor yang berada di arena permainan roda putar viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang pengendara motot atau joki keluar dari lintasan roda putar tong stand yang mengakibatkan 12 anak menjadi korban.
2. Terjadi bersamaan agenda ulang tahun kota Pagar Alam
Diketahui jika peristiwa tersebut terjadi di kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Di arena permainan yang menjadi bagian Pagar Alam Expo, dalam menyambut ulang tahun kota Pagar Alam, itu disediakan arena hiburan atraksi tong stand.
Arena ini berupa tong yang dibuat dalam ukuran yang besar sehingga menjadi lintasan pemotor. Para pemotor yang masuk ke dalam tong, melakukan atraksi memutar mutar dengan melintasi lintasan tong dari atas ke bawah.
3. Penonton banyak anak-anak
Dengan suara mesin motor yang nyaring, atraksi ini menarik perhatian para anak-anak sekaligus orang dewasa padahal berbahaya. Anak-anak yang lebih banyak berada di pinggir tong menikmati atraksi bagaimana pemotor-pemotor tersebut ahli mengendarai di lintasai dalam tong.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 6 Juni 2022: 6 Wilayah Ini Bakal Dilanda Hujan Petir pada Siang Hari
Namun nahas, pada melanjutkan atraksi, tampak seorang pengendara yang keluar lintasan hingga menabrak belasan anak-anak yang berada di pinggir lintasan.
4. 12 Anak jadi korban
Video itu kemudian berakhir, dengan memperlihatkan jika banyak anak-anak tumbang di sekitar tong stand tersebut.
Setelah kejadian tersebut, para penonton lainnya menjerit histeris.
Netizen juga ramai mengomentari hal ini dengan komentar sedih.
"astaufirullahhal'adzim, mgkn yg bwk motor gagal fokus. klu jaman dlu kan dksh duet, jd dtgn taunyo duet. jaman skg bnyk yg ngerekam, jd dy gagal fokus nk jgok duet, hp, dk tercontrol dg motornyo. kali....." tulis netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Sumsel 6 Juni 2022: 6 Wilayah Ini Bakal Dilanda Hujan Petir pada Siang Hari
-
Pemprov Sumsel Respons Positif Rencana PT KAI Kembangkan Jalur Kereta Api Batu Bara
-
Detik-detik Joki Tong Setan Keluar Lintasan, 12 Anak di Pagar Alam Dilarikan ke RS
-
Bunuh Satu Warga dan Lukai 2 Orang Secara Brutal, ODGJ di Musi Rawas Tewas Diamuk Massa
-
Atraksi Tong Setan di Pagar Alam Memakan Korban, 12 Anak Ditabrak Motor yang Keluar Lintasan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh