SuaraSumsel.id - Kepala Polrestabes Palembang Kombes Pol. Mokhamad Ngajib mengatakan ratusan personel yang diterjunkan yakni Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas.
Setiap personel dari satuan Bina Masyarakat diperintahkan secara khusus mengawasi harga minyak goreng curah yang dijual para pedagang, agar sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Jadi, kalau ada (pedagang) yang menjual melebihi harga HET, personel Bhabinkamtibmas itu wajib memberikan teguran ke mereka, dan bila ada pelanggaran, penindakannya bekerja sama dengan Dinas Perdagangan,” kata dia.
Melansir ANTARA, Pemerintah memperketat pengawasan aktivitas di pasar, pihaknya juga menjamin pasokan minyak goreng curah tersalur dengan lancar sesuai permintaan para pedagang di Palembang.
Dengan adanya kecukupan pasokan tersebut diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang mengantre seperti pernah terjadi beberapa bulan lalu.
“Kalau mereka (distributor/pedagang) melakukan penimbunan, pemalsuan, atau menjual yang tidak bermerek resmi dari pemerintah, tentu kami tindak tegas karena, itu perbuatan pidana. Namun berdasarkan hasil operasi petugas, saat ini tidak ada pelanggaran. Semuanya aman di Palembang,” katanya.
Untuk menunjang pengawasan minyak goreng curah ini, ia mengharapkan peran aktif masyarakat, yang bila menemukan indikasi pelanggaran, dapat segera melapor ke aparat kepolisian untuk diproses lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas Berharap ada Solusi dari Pemerintah
-
Curangi Timbangan Minyak Goreng Curah, Bos Sembako di Jakut Raup Untung Rp 6 Miliar
-
Segini Harga Minyak Goreng Curah di Sukabumi Usai Subsidinya Dicabut
-
Minyak Goreng Curah di Natuna Melimpah Setelah Bantuan 20 Ton dari Pemerintah
-
Subsidi Minyak Goreng Curah Resmi Dicabut, Agen Sebut Sudah 3 Hari Langka
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Konflik Agraria Muba Memanas, 3 Petani Jadi Tersangka Usai Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
BRI Nilai Saham BBRI Masih Undervalued, Buyback Rp500 Miliar Diluncurkan
-
Sawit dan Karet Kuasai 2,8 Juta Hektare, Mengapa PAD Sumsel Belum Maksimal?
-
BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK
-
Cari Nobar Piala Dunia 2026 di Sumsel? Cek Lokasi Terdekat di 15 Kabupaten dan Kota