SuaraSumsel.id - Tradisi "Bantai Adat" ialah tradisi yang biasa digelar jelang Ramadhan yang digelar di Rantau Resau, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Sebanyak 120 ekor kerbau dewasa siap disembelih pada tradisi "Bantai Adat".
"Tahun ini tradisi 'Bantai Adat" menyembelih ratusan kerbau, tepatnya 120 ekor kerbau. Penyembelihan dilakukan pada Rabu (30/3) dinihari secara serentak," kata Gubernur Jambi H Al Haris ketika membuka kegiatan "Bantai Adat" di Kampung Baru, Desa Rantau Rasau, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Selasa (29/3) 2022.
Hadir pada kesempatan itu, Bupati Merangin H Mashuri dan Sekda Fajarman di lahan Bantai Adat milik Pemkab Merangin di desa itu.
"Tradisi Bantai Adat yang dimeriahkan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) ini, ke depannya akan menjadi ajang resmi nasional. Di sini ada simbol budaya dan kegiatan agama yang disatukan," kata Gubernur Jambi saat membuka acara Bantai Adat itu.
Budayanya, lanjutnya, tidak hanya membantai ratusan kerbau, tapi juga ada memanggang 1.000 batang lemang, pertandingan "silek" dan kegiatan lainnya di Rumah Tuo Rantau Panjang.
Sebelumnya juga digelar agenda keagamaannya pawai ta’aruf anak-anak dan khataman Al Quran secara massal yang mengelilingi Pasar Rantau Panjang dan berbagai keagamaan lain yang tak kalah menarik.
"Sangat banyak budaya Islam di Provinsi Jambi yang bisa diangkat menjadi event nasional. Adat Melayu Islam di kawasan Tabir ini memang sangat luar biasa, karena sudah dilakukan dari dulu kala secara turun temurun. Ini semangatnya kearifan lokal untuk menjaga silaturahim," kata Gubernur Al Haris yang mantan Bupati Merangin itu.
Bupati Merangin H Mashuri menambahkan, peninggalan leluhur seperti Budaya Bantai Adat Rantau Panjang Tabir tersebut, wajib dilestarikan. Penyelenggaraannya dari tahun ke tahun harus terus meningkat.
"Generasi muda milenial kita wajib terus kita libatkan, sehingga mereka jadi tahun dan kenal dengan budayanya sendiri. Jika generasi muda milenial kita paham dan tahun Budaya Bantai Adat ini, Insya Allah akan terus lestari," kata Bupati.
Sementara itu rangkaian kegiatan tradisi "Bantai Adat" tersebut mendapat sambutan luar biasa dari warga Tabir dan Merangin pada umumnya yang tumplek mendatangi lokasi Bantai Adat.
Mereka berdatangan dengan menggunakan berbagai kendaraan. Yang khas, para wanita yang hadir hampir semuanya mengenakan sarung kain batik yang merupakan pakaian wajib kaum perempuan ke lokasi bantai adat.
Ratusan tiang untuk tambatan kerbau dibuat kokoh, dilengkapi dengan meja untuk penjualan daging kerbau untuk esok dinihari.
Suasana di lokasi Bantai Adat yang di areal kebun sawit di tanah adat itu berlangsung cukup ramai, meski penyembelihan baru akan dilakukan dinihari.
"Semua kerbau disiapkan, dan disembelih secara serempak mulai pukul 04.00 WIB dinihari nanti. Dagingnya kemudian dijual dengan harga lebih murah untuk masyarakat. Tahun ini harga daging Rp150 ribu per kilogram," kata Awi salah seorang pemilik kerbau.
Berita Terkait
-
Bantu Transportasi Suku Anak Dalam, DPRD Jambi Serahkan Dua Motor Trail
-
Firdaus Tewas Diterkam Harimau Saat Istirahat Kerja di Hutan Muaro Jambi
-
Ratusan Motor Ikuti Jambi International Bike Week 2022
-
Pemugaran Makam Datuk Amang Kuning dan Ratu Mayang Sari Dilakukan
-
Harimau Terkam Sapi di Jambi, Pemilik Pasrah
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?