SuaraSumsel.id - Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani menyuarakan kembali isu Palestina pada upacara pembukaan Sidang Ke-144 Inter-Parliamentary Union (IPU) di BICC, Nusa Dua, Bali, Minggu.
Puan, yang bertugas sebagai pimpinan sidang majelis IPU tahun ini, mengingatkan ribuan delegasi asing dari 115 negara bahwa dunia tidak boleh melupakan Palestina yang belum sepenuhnya merdeka sampai saat ini.
"Kita jangan melupakan untuk menyelesaikan konflik di berbagai belahan bumi lainnya. Pertemuan ini juga dapat mendesak tercapainya kemerdekaan penuh Palestina," kata Puan Maharani saat upacara pembukaan.
Indonesia telah cukup aktif meminta komunitas internasional untuk mendukung kemerdekaan penuh Palestina pada forum-forum internasional, termasuk pada sidang tahunan IPU.
Delegasi Indonesia pada sidang IPU tahun lalu juga menyuarakan isu Palestina meskipun upaya itu belum mendapat dukungan dari mayoritas delegasi.
Ketua DPR RI juga menyampaikan Sidang Ke-144 IPU juga mendorong adanya gencatan senjata dan resolusi atas konflik Rusia dan Ukraina.
"Pertemuan majelis IPU ini mendorong diakhirinya perang di Ukraina. Tentunya, kami mengharapkan perang segera berakhir dan dilakukan gencatan senjata," kata Puan.
Dalam kesempatan yang sama, dia juga berharap ketegangan dapat cepat berakhir di Myanmar.
"Terkait situasi di Myanmar, kami mendorong agar Myanmar kembali ke jalan demokrasi," ujar dia.
Baca Juga: Okupansi Hotel di Sumsel Kini Capai 70 Persen, Usai Syarat Tes PCR/Antigen Dicabut Pemerintah
Puan, dalam sambutannya, menyampaikan Sidang Ke-144 IPU menjadi momentum bagi parlemen di berbagai negara untuk menyebarkan budaya damai (culture of peace) yang senantiasa menyebarkan pentingnya toleransi, dialog, serta menolak kekerasan.
Oleh karena itu, dia menilai Majelis IPU punya tugas penting menjadi jembatan dialog antarparlemen."Majelis IPU berperan penting membangun dialog antarparlemen. Ini juga berguna untuk membangun jembatan bagi negara yang memiliki perbedaan pandangan," kata Puan Maharani pada upacara pembukaan.
Indonesia untuk pertama kalinya jadi tuan rumah sidang tahunan IPU. (ANTARA)
Sidang Ke-144 IPU digelar selama 4 hari pada 20–24 Maret 2022 di Bali International Convention Centre (BICC) Nusa Dua.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Harap Perang Ukraina Berakhir, Puan Juga Desak Kemerdakaan untuk Palestina di IPU ke-144
-
Di Pembukaan IPU ke-144 di Bali, Puan Dorong Perang di Ukraina Dihentikan
-
Ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika Diklaim Pulihkan Ekonomi NTB, Ini Kata Ketua DPR RI Puan Maharani
-
3 Sosok yang 'Kecipratan' Karena Pernyataan Megawati soal Minyak Goreng
-
Jelang Pembukaan Forum Parlemen Dunia, Puan Maharani Nonton MotoGP di Mandalika
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?