SuaraSumsel.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu mendukung Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Bengkulu menggelar prosesi adat pengambilan air dan tanah di objek wisata Kota Bengkulu yaitu Danau Dendam Tak Sudah dan rumah pengasingan Bung Karno untuk menyambut IKN Nusantara.
Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar mengatakan prosesi pengambilan air tersebut merupakan salah satu rangkaian dari rencana kunjungan kerja Presiden Jokowi ke ibu kota baru yang akan didampingi oleh seluruh gubernur se-Indonesia.
"Ini merupakan wujud keikutsertaan Bengkulu dalam mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan Ibu kota negara baru," kata Khairil.
Pemilihan pengambilan air di Danau Dendam Tak Sudah dan Pengasingan Bung Karno sebab keduanya merupakan objek wisata kebanggaan masyarakat Provinsi Bengkulu khususnya Kota Bengkulu.
Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Bengkulu, Effendi menjelaskan, berdasarkan adat istiadat dan kebiasaan masyarakat di negeri melayu khususnya termasuk Provinsi Bengkulu dan Kalimantan memiliki emosional sama-sama keturunan anak dalam.
"Kami kirimkan air sesuai dengan permintaan Pemerintah Pusat ikut serta Provinsi Bengkulu berkontribusi untuk menyetujui dan menyambut Kota Nusantara yang merupakan ibu kota baru Indonesia," ujarnya.
Diketahui, Provinsi Bengkulu salah satu provinsi ambil bagian dari mendukung atas pemindahan Ibu Kota Negara Nusantara yang baru yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim).
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengadakan prosesi adat berupa pengambilan mata air di Danau Dendam Tak Sudah dan Rumah Pengasingan Bung Karno serta pengambilan tanah di Rumah Bung Karno. (ANTARA)
Baca Juga: Puan Harap Bambang-Dhony Bangun IKN dengan Cepat dan Berkeadilan
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang