SuaraSumsel.id - Pencabutan syarat tes Polymerase Chain Reaction atau PCR atau antigen bagi pelaku perjalanan yang sudah vaksin lengkap, berimbas pada jumlah penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan.
Jumlah penumpang meningkat sampai 100 persen.
Eksekutif GM Bandara SMB II Palembang, KRAT Tommy Ariesdianto mengatakan dengan tidak diperlukannya syarat wajib PCR dan antigen pada penumpang yang telah vaksin lengkap atau hingga vaksinbooster, membuat aktivitas di bandara semakin padat.
"Ya kita akui, setelah aturan wajib PCR dan antigen dicabut dampak yang cukup signifikan kita rasakan selama dua hari ini, load factor mencapai 90-100 persen, " kata Tommy.
Bahkan ada penumpang yang tidak sampai kebagian tiket karena pesawat telah penuh. Namun sayangnya, peningkatan penumpang belum diimbangi penambahan jumlah penerbangan oleh maskapai.
"Frekuensi penerbangan masih belum ada penambahan, dan kita harap dengan adanya pencabutan aturan wajib PCR dan Antigen ini, maskapai bisa segera mengajukan penambahan flight (penerbangan), " ujarnya.
Saat ini, jumlah flight di SMB II sekitar 17 flight per hari, dengan rata rata penumpang mencapai 4.000-5.000. Dengan rute terbanyak ke Jakarta.
"Pada dasarnya kita akan terus membuka slot penambahan penerbangan, sebab memang untuk rute - rute yang ada statusnya masih aktif dan tinggal menunggu pengajuan maskapai," ungkapnya.
Saat ini, baru ada pengajuan flight dari maskapai Air Asia yang akan membuka jalur penerbangan internasional ke Kuala Lumpur. "Kita masih menunggu apakah nanti Bandara SMB II Palembang akan diperbolehkan membuka rute internasional kembali, yang jelas Air Asia sudah mengajukan untuk penerbangan (flight) internasional di bulan April, "tuturnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 10 Maret 2022, BMKG: Sumsel Bakal Bersuhu 33 Derajat Celcius
Ketua Airline Operation Comite Bandara SMB II Palembang, Yudo Prihatin mengatakan adanya urat edaran pencabutan syarat tes PCR atau antigen, makin berharap kegiatan yang ada tetap berlangsung sehingga meningkatkan jumlah penumpang.
Jika saat ini ada keterbatasan armada alat produksi oleh setiap maskapai, namun pihaknya saat ink sedang berfikir untuk menambah flight kalau memang ada dan menyesuaikan slot di bandara operating hour.
"Secara angka di aircraft kita memang agak terbatas armada alat produksi untuk seluruh maskapai, " katanya
Untuk saat ini, pihaknya belum lihat ada penambahan flight domestik, "Siap-siap nanti bandara operating hour akan bertambah, dan untuk rute terbanyak masih ke cengkareng 12 flight perhari, batam dan pangkal pinang masing masing 2 flight, lalu rute ke surabaya dan bandung, " jelas dia.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Ibu-ibu di Lubuklinggau Kecewa Operasi Pasar Minyak Goreng Dibatalkan Panitia, Antrean Membludak di GOR
-
Aturan Pembatasan COVID-19 Arab Saudi Dicabut, Biaya Jemaah Haji Palembang Bisa Ditekan
-
Prakiraan Cuaca 10 Maret 2022, BMKG: Sumsel Bakal Bersuhu 33 Derajat Celcius
-
KPPU Mendesak Pembelian Minyak Goreng Murah Bersyarat Dihentikan
-
Sambut Ajang G20 di Belitung, Puluhan UMKM dan Ekonomi Kreatif Dipersiapkan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden