SuaraSumsel.id - Sebuah video atas nama Niniek Mamak tengah viral di media sosial. Niniek Mamak ini menolak bantuan yang diberikan oleh Menteri Agama atau Menag Yaqut Cholil Qoumas terhadap korban gempa bumi Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Dalam video itu tampak, Niniak Mamak dengan menggunakan pakaian adat mengungkapkan apa yang telah diberikan oleh Menag tidak bisa mengobati luka warga minang, atas pernyataan menganalogikan suara azan dan gonggongan anjing.
Niniak Mamak mulanya menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga Pasaman Barat dengan nilai yang fantastik, mencapai Rp2,35 miliar.
"Terima kasih Menag atas bantuan kepada dunsanak kami Pasaman Barat senilai Rp 2,35 miliar," kata salah satu niniak mamak dalam video tersebut.
Salah satu akun yang membagikan adalah ibnu purna @ibnupurna.
Setelah mengucapkan terimakasih, namun mereka memastikan jika Ninak mamak menolak bantuan tersebut.
"Namun, seluruh ninik mamak Minangkabau berkesimpulan, hal tersebut di atas tidak dapat mengobati luka kami atas pernyataan Menang bahwa azan dianalogikan dengan gonggongan anjing,” katanya dalam video berdurasi 34 detik itu.
Video ini kemudian dikomentari oleh pengikut media sosialnya. Berbagai komentar diberikan menanggapi sikap niniak mamak ini.
"“Terima kasih Menag atas bantuan kepada kisanak kami Pasaman Barat senilai Rp 2,35 miliar namun seluruh ninik mamak Minangkabau berkesimpulan di atas tidak dapat mengobati luka kami atas pernyataan Menang bahwa azan dianalogikan dengan gonggongan anjing,” tulis akun ibnupurna.
Baca Juga: Peringati Nyepi di Sumsel, Prakiraan Cuaca Berawan hingga Dini Hari Berkabut
Kemenag menyalurkan bantuan Rp2,35 miliar untuk masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Pasaman Barat.
Bantuan tersebut diserahkan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag Thobib Al Asyhar.
"Saya menyampaikan salam dari Menag. Atas arahan Gus Yaqut, saya hari ini menyerahkan bantuan senilai Rp 2,35 miliar. Sebanyak Rp1,95 miliar diperuntukkan bagi rehabilitasi masjid dan mushala serta Rp400 juta untuk membantu kelengkapan posko tanggap darurat yang disiapkan Kemenag Kabupaten Pasaman Barat," katanya.
Berita Terkait
-
Menko PMK Desak Percepat Data Korban Gempa Pasaman Barat
-
Jumat Besok, Ormas Islam Gelar Aksi Flashmob Kumandangkan Azan di Kemenag Sumut
-
Polemik Azan dan Gonggongan Anjing Belum Reda, Menag Yaqut Dikabarkan Minta Masyarakat Hormati Hak Kaum LGBT
-
Rumah Sejumlah Wartawan di Pasaman Barat Rusak Parah Pasca Diguncang Gempa, Ada yang Hancur Tak Bisa Ditempati
-
Panik dan Trauma, Warga Pasaman Barat Berhamburan ke Luar Rumah Saat Diguncang Gempa Susulan Magnitudo 4,8
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan