SuaraSumsel.id - Video keributan atau cekcok mulut antara petugas patroli di Tol Kayu Agung-Palembang viral di media sosial. Keributan itu diduga karena petugas tol ingin memungut pungutan liar atau pungli.
Petugas tol itu diduga melakukan aksi pungli ke sopir truk yang mobilnya sedang mengalami kerusakaan saat berada di jalan tol."Iya, informasi video yang viral itu benar, memang ada kejadiannya," ujar Ketua Komunitas Sopir Truk RST Sumsel, Apriyadi, ketika dikonfirmasi, Senin (21/2/2022).
Video yang berdurasi 44 detik tersebut, terlihat seorang pria berseragam biru dan lis merah merupakan petugas tol. Di sana terlihat, ia sedang berteriak ke arah sopir truk dan memegang ponselnya seolah sedang mengabadikan kejadian tersebut.
Dikatakan Apriadi, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (20/2/2022) pagi di ruas tol Kayu Agung-Palembang Km 365. Lokasi itu, berada tidak jauh dari gerbang Tol Keramasan Palembang.
Cekcok itu terjadi, bermula dari masalah yang dialami mobil yang dikemudikan sopir truk, pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB mogok.
"Kabarnya dimintai uang sopir yang mobilnya rusak itu , terus paginya sopir itu di mintai duit lagi. Dari itu terjadilah cekcok dan ribut antara sopir dan petugas tol itu," ungkapnya .
Selain soal dugaan pungli, ada dugaan penyebab lain sopir bertambah emosi. Ketika rekan sopir hendak memberikan bantuan, malah di usir petugas tol tersebut.
"Jadi salah satu rekan sopir itu (sopir truk juga) menepi dan hendak membantu dengan memberikan ban serep ke sopir truk, tetapi ketika berhenti dan hendak memberikan ban itu, rekan sopir truk tersebut malah di usir oleh petugas tol hingga terjadilah peristiwa tersebut," bebernya.
Pihak Waskita Toll Road selaku pengelola ruas Tol tersebut saat dikonfirmasi tidak membantah adanya kejadian namun akan meneliti lebih lengkap.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca 21 Februari 2022, Sumsel Bakal Berawan dari Pagi hingga Dini Hari
"Kami buatkan kronologisnya, nanti kami infokan segera secara lengkap ya," kata Manajer Operasi Waskita Toll Road ruas Kayu Agung-Palembang, Sabdo Hari Mukti, saat dihubungi Senin (21/2/2022).
PT Waskita Sriwijaya: Sopir dan Petugas Sudah Saling Memaafkan
Manager Operasi Direktorat Teknik dan Operasi PT Waskita Sriwijaya Tol, Sabdo Hari Mukti mengatakan kejadian terjadi Minggu (20/2/2022) sekitar pukul 07.59 WIB, di KM 365 (arah Palembang ) wilayah Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Saat itu sedang ada patroli petugas yang dilakukan oleh Aldy Fitriansyah, Novriansyah Tri Wijaya dan Untung Satrio. Waktu berpatroli petugas menghampiri kendaraan jenis truk golongan II yang mengalami pecah velg.
"Petugas awalnya sudah mendapat estafet tugas dari Shift 3 terkait kendaraan yang terkendala di TKP," katanya.
Terdapat tiga kendaraan lainnya bergolongan sama berhenti di lajur 2 (lajur cepat) yang berusaha membantu. Saat itu, petugas menghimbau agar kendaraan yang tidak terkendala untuk terus melanjutkan perjalanan.
Tag
Berita Terkait
-
2 Sopir Truk Diduga Gunakan Narkoba Ditangkap
-
Gaji Supir Truk di Indonesia: Ternyata Segini Kisarannya, Lengkap dengan Daerah yang Punya Bayaran Tertinggi
-
Resmi Tersangka, Oknum Polisi Pemukul Sopir Truk di Limapuluh Kota Ditahan di Polres Payakumbuh
-
Viral Video Oknum Polisi Diduga Melempar Helm ke Sopir Truk, Publik Ramai Mengecam
-
Tak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Tindak Tegas Oknum Polisi Pemukul Sopir Truk di Limapuluh Kota
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi