SuaraSumsel.id - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Andika Perkasa bakal berkunjung ke Singapura dalam kunjungan kehormatannya kepada Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong dan Menteri Pertahanan (Menhan) Ng Eng Hen.
Kunjungan Andika Perkasa ke Singapura tersebut menjadi salah satu agenda penting untuk memperkuat kerja sama militer kedua negara.
Rencana kunjungan kehormatan tersebut disampaikan secara langsung oleh Atase Pertahanan Laut Singapura Senior Lieutenant Colonel (SLTC) Tony Wong saat dia menemui Andika Perkasa di Jakarta.
Tony Wong menjelaskan secara detail terkait kegiatan yang akan dilakukan Andika selama kunjungannya ke Singapura.
"Tanggal 19 pagi adalah jadwal yang sudah kami siapkan untuk kunjungan kehormatan (Panglima TNI) ke Menteri Pertahanan (Singapura), diikuti upacara pemberian penghargaan,” kata Tony Wong di ruang kerja Andika.
Setelah upacara pemberian penghargaan oleh Menhan Singapura Ng Eng Hen, Andika kemudian dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan ke PM Singapura Lee Hsien Loong.
"Setelah itu, kami juga menjadwalkan Panglima TNI mengunjungi salah satu skuadron Angkatan Udara (Singapura) Di Skuadron, Andika diagendakan melihat beberapa helikopter milik Angkatan Udara Singapura, termasuk di antaranya berjenis Apache," kata ," kata Tony Wong.
Andika juga mengatakan kunjungannya ke Singapura tersebut penting untuk TNI dan juga Pemerintah Indonesia.
"Saya akan menemui Presiden untuk meminta izin dan saya akan menjelaskan betapa pentingnya (kunjungan) ini; bukan hanya untuk saya, tetapi yang lebih penting untuk TNI dan Pemerintah Indonesia," kata ujar Andika Perkasa.(ANTARA)
Baca Juga: Polda Sumsel Tambah 4 Titik ETLE Setelah 9 Titik ETLE, Berikut Ini Lokasinya
Berita Terkait
-
Jelang Kick Off Piala AFF U-23, Skuat Muda Vietnam Terapkan Metode Latihan Super Ketat
-
Lansia asal Batam Tinggal selama 33 Tahun di Hutan Singapura, Kisahnya Berakhir Haru
-
Ainun Najib Diminta Pulang ke Indonesia, Netizen Sebut Jangan Mau: Habis Manis Sepah Dibuang, Nanti Nyesel
-
Beredar Berita Munarman Dituntut Hukuman Mati, Kuasa Hukum Keberatan: Ralat dan Minta Maaf 3X24 Jam
-
Update Covid-19 di Singapura: Omicron Merebak, Kasus Lokal Meningkat Tiga Kali Lipat Sebanyak 13.046 Kasus
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim