SuaraSumsel.id - Viral penemuan tiga nisan kuno di kawasan 16 ilir, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Nisan kuno ini ditemukan para pekerja Waskita Karya saat membuat IPAL.
Menurut Tim Arkeologi Palembang, nisan kuno yang ditemukan di 16 Ilir itu berasal dari dari abad ke-19. Batu nisan yang ditemukan bertulisan aksara Jawi (Jawa - Arab).
Tim Kantor Arkeologi Palembang Retno Purwanti mengatakan, nisan yang viral tersebut adalah nisan tipe Demak dan sudah digunakan sejak masa Ki Gede Ing Suro.
" Nisan seperti itu yakni dari keraton Kebun Gede, Talang Kerangga , Sabo King King dan hampir 98 persen tipe nisannya sama seperti yang ditemukan oleh pekerja Waskita," kata Retno, Senin (17/1/2022).
Penemuan nisan di kawasan 16 Ilir ini merupakan Keraton Beringin Jangut, namun masih dipastikan nanti.
"Nanti malam kami akan ke lokasi melihat dan meneliti. Kami akan melihat lapisan tanahnya ini masih lapisan tanah asli atau tanah timbunan karena dari informasi daerah ini merupakan kawasan rawa dan sungai yang pernah ditimbun oleh Belanda,"ujarnya.
Retno mengaku agak aneh adanya penemuan nisan di 16 Ilir. Ini karena tempat tersebut bukan kawasan pemakaman kerajaan.
"Sudah jelas pemakaman masa Kuto Gawang ada di Ki Gede Ing Suro sampai ke Sabo King King , Beringin Jangut ini di seputaran Cinde dan ada juga di Kebun Gede ," tuturnya.
Masih dikatakatan Retno, dengan adanya penemuan seperti ini pihaknya berharap kepada tim Waskita untuk cepat melaporkan, meski hanya menemukan pecahan keramik atau temuan masih utuh.
Baca Juga: Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Tebing Tinggi, Polisi Tangkap 2 Orang
"Tidak ada niatan untuk menghentikan pengerjaan, tapi kami mengimbau kepada tim Waskita jika ada temuan lagi seperti ini segera melapor ke kami agar kami cepat bergerak," ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Agus Rizaldi mengatakan terkait pertemuan yang dilakukan dengan Tim Waskita, Arkeolog Palembang, Brim , TACB Provinsi dan kota, nanti malam sekitar pukul 20.00 Wib akan ke lokasi untuk melihat tiga nisan tersebut.
"Kawasan penemuan tiga nisan tersebut adalah kawasan Keraton Beringgin Janggut. Dan nati malam akan digali dan diteliti," kata Agus.
Menurut Agus, sesuai dengan Perda No 11 tahun 2020 tentang perlindungan Cagar Budaya di dalam pasal 21 dijelaskan apabila menemukan benda bersejarah dalam waktu 30 hari harus melaporkan kepada pemerintah baik itu Dinas Kebudayaan, instansi terkait atau polisi.
"Harapan kami kawan - kawan yang menemukan melaporkan segera agar berita - berita yang ada tidak viral dan sebagainya. Dan nanti akan dilakukan kajian oleh kawan - kawan Cagar Budaya kota Palembang ada Cagar Budaya Provinsi seperti itu," ungkapnya.
Kontributor : Welly Jasrial Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus
-
Apa Itu Obligasi Daerah? Skema yang Ingin Diterapkan Herman Deru di Sumsel
-
CFD Palembang Kian Ramai Setiap Pekan, Benarkah Masih Nyaman untuk Olahraga?
-
Nasabah Bank Sumsel Babel Kini Makin Aman, BSB Gandeng Polda Sumsel Cegah Kejahatan Perbankan